SPPG Segera Dibangun untuk Layani 3.000 Santri di Desa Ganjaran, Ada 25 Ponpes

SPPG ini rencananya akan menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke 3.000 santri 25 pesantren di Desa Ganjaran. 

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Luluul Isnainiyah
PENINJAUAN - Staf Ahli Kemenko Pangan, Wakil Bupati Malang, Camat Kepanjen, dan sejumlah pejabat lainnya meninjau lokasi calon SPPG di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Kamis (9/4/2026). 

Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melayani pondok pesantren di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, segera dibangun.

SPPG ini rencananya akan menyalurkan Makan Bergizi Gratis (MBG) ke 3.000 santri dari 25 pesantren di desa tersebut. 

Baca juga: Pemkot Surabaya Dipersilakan Minta Arahan ke Kejaksaan Terkait Bayar Tagihan Incinerator Rp104 M

Calon SPPG ini akan berdiri di lahan milik Yayasan Pesantren Mansyaul Ulum.

Kamis (9/4/2026), dilakukan peninjauan oleh Staf Ahli Kemenko Pangan, Wakil Bupati Malang, Camat Kepanjen, dan sejumlah pejabat lainnya. 

Camat Gondanglegi, Ahmad Muwassi Arif menyampaikan, total SPPG yang sudah beroperasi di wilayahnya baru ada 10 titik.

Sementara, di Kecamatan Gondanglegi ditargetkan berdiri 15 SPPG. 

"Yang lima SPPG ini masih dalam proses pembangunan dan ada yang belum dibangun sema sekali," kata Arif saat dikonfirmasi. 

Termasuk calon SPPG di Yayasan Pesantren Mansyaul Ulum masih berproses.

Dapur ini akan melayani 300 santri dari pesantren tersebut.

Sisa kuota akan mengcover penerima manfaat dari pesantren lain yang ada di Desa Ganjaran

"Di desa ini baru sekolah formal seperti SD yang mendapatkan MBG," sebutnya. 

Sehingga ia berharap SPPG bisa segera dibangun untuk mengcover kebutuhan MBG di desa yang juga dikenal sebagai desa santri ini.

Terpisah, Ketua Yayasan Pesantren Mansyaul Ulum, Badrul Arifin, menyampaikan jika pihaknya kini tengah menyiapkan pengajuan dan persyaratan pendirian SPPG. 

Dirinya menyebutkan, di Desa Ganjaran terdapat sebanyak 25 pondok pesantren dengan total kurang lebih 3.000 santri.

Sementara di Pesantren Mansyaul Ulum terdapat 300 santri. 

"Semoga bisa menjadi percontohan karena memang di Desa Ganjaran ini termasuk desa yang secara kuantitas banyak sekali pesantren sehingga disebut desa santri," imbuhnya. 

Lahan yang disediakan yayasan seluas 7.000 meter persegi.

Lahan tersebut kini masih berupa tanah lapang.

Lokasinya pun tidak jauh dari Pesantren Mansyaul Ulum.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved