Belasan Anggota DPRD Lamongan Bolos Rapat Paripurna, Pilih Kampanye
Rapat Paripurna DPRD Lamongan tersebut hanya diikuti 35 wakil rakyat, sementara 15 lainnya tak hadir dengan berbagai alasan. Rapat tetap berjalan
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Berbagai alasan mewarnai ketidak hadiran para wakil rakyat pada rapat paripurna, dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi atas raperda usulan pemerintah dan pendapat bupati atas raperda inisiatif tahap dua di ruang rapat, DPRD Lamongan, Rabu (18/11/2020).
Rapat Paripurna DPRD Lamongan tersebut hanya diikuti 35 wakil rakyat, sementara 15 lainnya tak hadir dengan berbagai alasan. Rapat tetap berjalan karena sudah kuorum.
Menurut salah satu anggota DPRD Lamongan Fraksi PKB, Mahfud Sodik mengakui adanya para wakil rakyat yang tidak datang para rapat pari purna hari ini.
Menurutnya, mereka yang tidak hadir saat sidang tersebut karena beberapa hal diantaranya, sedang mendengarkan aspirasi masyarakat.
Jadi sangat tidak mungkin bisa hadir semua, karena ada kepentingan yang menyangkut kepentingan rakyat juga.
Sebab lain, karena sebagian anggota DPRD sedang melakukan kampanye untuk memenangkan pasangan calon yang diusung dalam pilkada serentak tahub ini.
Baca juga: Gagal Bunuh Kakak Ipar, Pria Lamongan Marah, Pukul Ketua RT Pakai Besi Pengungkit hingga Luka Parah
Baca juga: Sosok yang Viralkan Tukang Bakso Kembaran Raffi, Pacar Dania sampai Cemburu, Dimas: Terima Kasih
Baca juga: 10 Tahun Tri Rismaharini Pimpin Kota Surabaya, Gagas Permakanan hingga Perbanyak Bedah Rumah
"Momentnya saat ini pilkada, jadi mereka turun ke masyarakat untuk kampanye dan mencari dukungan," katanya .
Mahfud menjamin, meski ada yang tidak hadir, tidak mengganggu pelayanan dewan terhadap masyarakat. Bahkan setelah agenda rapat paripurna, sejumlah anggota DPRD akan melanjutkan agenda rapat dengan sejumlah instansi pemerintah lainnya.
"Tidak terganggu dan tidak mengganggu, " tandasnya kepada TribunJatim.com.
Ketua PAC IPPNU Babat Sa'adatul Abbadiyah, mengaku kecewa dan menganggap anggota DPRD lebih mementingkan kepentingan golongan dari pada kepentingan masyarakat Lamongan.
"Jujur kami sebagai pemuda sangat menyayangkan para wakil rakyat yang tidak hadir pada paripurna ini, " katanya kepada TribunJatim.com.
Padahal kehadirannya diharapkan bisa menyampaikan aspirasi masyarakat untuk kepentingan Lamongan. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-belasan-anggota-dprd-lamongan-bolos-rapat-paripurna-pilih-kampanye.jpg)