Breaking News:

Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor di Musim Hujan, Lahan Kosong di Nganjuk Mulai Ditanami Pohon

Kabupaten Nganjuk mulai lakukan kegiatan penghijauan. Antisipasi bencana banjir dan tanah longsor saat musim hujan di tengah pandemi Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas Kepolisian bersama TNI dan Petugas Perhutani serta Pemerintah Desa di Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk mulai melakukan penanaman bibit pohon penghijauan saat memasuki musim penghujan sekarang ini. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Ditengah pandemi virus Corona ( Covid-19 ), bencana di tengah musim hujan juga harus diwaspadai.

Untuk itu, sekarang ini kegiatan penghijauan lahan mulai dilakukan di Kabupaten Nganjuk.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, jajaran Polsek Ngluyu, Polres Nganjuk bersama jajaran Kodim 0810/20 Nganjuk, Perhutani, dan Pemerintah Desa melakukan penanaman bibit pohon perkebunan di area lahan kosong.

Baca juga: Kecelakaan Maut Motor Vs Truk Box di Gresik, Pemuda 21 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian

Baca juga: Beda Drastis Sosok Kiki ART Mas Al, Kocak dan Lugu di Ikatan Cinta, di Kehidupan Nyata Modis & Hits

Kapolsek Ngluyu Polres Nganjuk, Iptu Roni Andreas Suharto menjelaskan, pihaknya mengharapkan petugas Perhutani dan perangkat Desa selaku pemangku wilayah agar benar-benar memelihara dan menjaga pohon penghijauan jangan sampai mati.

Karena penanaman pohon tersebut sangat penting untuk mencegah banjir maupun kekeringan serta tanah longsor.

Pasalnya, wilayah Kecamatan Ngluyu seringkali terjadi tanah longsor saat musim hujan dan beberapa daerah mengalami kekeringan saat musim kemarau.

"Pohon memiliki banyak fungsi, bisa sebagai penyerap dan penyimpan air ketika musim penghujan, dan bisa sebagai penyedia air di musim kemarau," kata Roni Andreas, Kamis (10/11/2020).

Baca juga: Arema FC Resmi Perpanjang Masa Pinjam Feby Eka dari Persija Jakarta

Baca juga: Warga RT 1 Mojoroto Sulap Tanah Berbatu Jadi Taman Obat, Dirawat Gotong Royong: Raih Banyak Prestasi

 Untuk itu, dikatakan Roni Andreas, pihaknya mengharap kepada warga masyarakat agar setelah selesai penanaman bibit pohon buah-buahan tidak dibiarkan begitu saja.

Akan tetapi harus tetap dilakukan perawatan sampai pohon tersebut hidup dan tumbuh.

Karena menurut Roni, kedepan pohon tersebut akan menjadi hutan lindung yang amat bermanfaat bagi warga sekitar, utamanya dari bencana alam erosi, tanah longsor dan juga buahnya dapat dinikmati masyarakat.

"Jadi sebenarnya banyak manfaat yang bisa diambil dari pohon buah-buahan bila sudah besar nantinya. Bahkan, buah dari pohon di hutan tersebut bisa dimanfaatkan warga sekitar hutan sebagai penambah penghasilan sehingga berdaya ekonomi untuk membantu masyarakat sendiri. Untuk itu kami mengharap pohon dirawat dan dijaga serta dipelihara dengan sebaik-baiknya," tutur Roni Yunimantara didampingi Kasubag Humas Pores Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara.

Penulis: Achmad Amru Muiz

Editor: Heftys Suud

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved