Antisipasi Bahaya Tanah Longsor, Bronjong Talud Karya Bhakti TNI Magetan Dipusatkan di Poncol
Bronjong Karya Bhakti TNI pun di pusatkan di Dusun Candi Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Antisipasi bencana tanah longsor.
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Setiap musim hujan, wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur selalu jadi langganan tanah longsor.
Karena itu, setiap tahun BPBD setempat membuat Posko Darurat untuk memberikan pertolongan cepat.
Posko Darurat itu selain dari personil BPBD Kabupaten Magetan, Jawa Timur, juga dari personil TNI, Polri, dan perangkat desa dan kecamatan setempat serta dari tenaga medis.
Baca juga: Download Lagu MP3 Running Gaho Dilengkapi Lirik, OST Start Up, Drama Korea Nam Joo Hyuk dan Suzy
Baca juga: Bacaan Doa Melunasi Utang yang Bisa Diamalkan Tulisan Arab dan Latin, Dibaca Sebelum Tidur
Pembuatan bronjong Karya Bhakti TNI pun di pusatkan di Dusun Candi, Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.
Pembuatan bronjong dan talud itu untuk antisipasi bahaya tanah longsor.
Selain memberi bronjong tebing di Dusun Candi sepajang 100 meter, Karya Bhakti juga akan membuat talud di dusun setempat juga.
"Pembuatan talud bronjong ini merupakan pengajuan dari Pemerintah Desa ke Dinas Pekerjaan Umum dan di kerjakan swadaya oleh Kodim 0804/Magetan, Koramil 0804/05 Kecamatan Poncol beserta masyarakat Desa Gonggang,"kata Komandan Distrik Militer (Dandim) 0804, Magetan, Jawa Timur, Letkol Inf Ismolyono Triwidodo, kepada TribunJatim.com, Kamis (19/11).
Dandim Magetan, Jawa Timur Letkol Inf Ismolyono Triwidodo yang sedianya hanya mengunjungi Karya Bhakti itu, akhirnya turun juga ikut dalam pelaksanaan pembuatan bronjong.
Baca juga: Rumah Bandar Judi Online Beromzet Jutaan di Mojokerto Digerebek Polisi, Cukup Lama Beroperasi
Baca juga: UPDATE Akhirnya Polisi Kuak Pemeran Video Syur Mirip Gisel, Identitas Hasil Forensik: Kita Akan Tahu
"Walau masyarakat desa setempat membantu pengerjaan proyek bronjong, mereka seperti bekerja kita usulkan mengganti untuk waktu dan tenaganya,"ujar Dandim Ismolyono Triwidodo.
Hadir mengikuti Dandim 0804, Magetan Jawa Timur, menyaksikan pelaksanaan Karya Bhakti TNI, diantaranya Kepala Dinas PU PR Mukhtar Wahid, Pasi Ter Dim 0804/Magetan Kapten Inf Misran, Danramil 0804/05 Poncol Kapten Inf Gatot Sutrianto, Kepala Desa Gonggang Agus Susanto.
Sementata Kepala DPU PR Kabupaten Magetan Mukhtar Wahid, didampingi Kepala Bidang Bina Marga DPU PR Didiek Budiman menyebutkan pembuatan brojong sepanjang 100 meter plus talud pengerjaannya memakan
1 bulan.
"Kalau biaya, untuk upah warga, tenaga tukang, bahan dan sewa alat dan alat berat sebesar Rp 250 juta," kata Mukhtar Wahid, Jumat (20/11/2020).
Disebutkan panjang bronjong dan talud bervariasi total panjang sekitar 100 meter.
"Panjang dan tinggi bervariasi, ada panjang 35 meter tinggi antara 2 meter sampai sekitar 10 meter,"kata Kepala Bidang Bina Marga DPU PR Kabupaten Magetan Didiek Budiman menambah konfirmasi Kepala Dinas (Kadin) DPU PR.
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Heftys Suud