Ngawi Masuk Program Langit Biru Pertamina Gerujuk BBM Murah Untuk Kesehatan di Jawa Timur
Dukungan Program Langit Biru (PLB) Pertamina di perluas ke 15 wilayah lainnya. Ini setelah tren peningkatan indeks kualitas udara (Air Quality Index
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, NGAWI - Dukungan Program Langit Biru (PLB) Pertamina di perluas ke 15 wilayah lainnya. Ini setelah tren peningkatan indeks kualitas udara (Air Quality Index atau AQI) di Kota Malang mencatatkan angka yang semakin baik.
Sebelum PLB dijalankan, tercatat indeks kualitas udara di angka 72. Dua pekan setelah PLB bergulir, indeks kualitas udara Kota Malang semakin baik dengan angka 57 sesuai sumber: www.iqair.com.
Menurut Unit Manager Communication Relation & CSR Marketing Region Jatimbalinus Pertamina MOR V Surabaya, Deden Mochammad Idhani, mengatakan program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah sesuai Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara, yang perlu menjadi perhatian seluruh pihak.
"Upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan," kata Deden kepada Surya, Jumar (20/11).
Dikatakan Deden Idhani, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.
Baca juga: Legenda Sepak Bola Indonesia Ricky Yacobi Meninggal Dunia
Baca juga: Tekad Sang Juara Dunia di Seri Pamungkas MotoGP Portugal, Joan Mir Siap Tampil Habis-habisan
Baca juga: Pertamina Luncurkan Program Langit Biru, Pertalite Seharga Premium di Madura Mulai Hari Ini
"Selain itu, BBM yang lebih berkualitas akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna,"kata Deden.
Keberhasilan Pertamina memberi dorongan Pengendalian Pencemaran Udara, menjadikan peningkatan indeks kualitas udara (Air Quality Index atau AQI) di Kota Malang, sebagai uji coba semakin baik.
"Peningkatan AQI itu menjadi salah satu dorongan bagi Pertamina untuk memperluas cakupan PLB. Setelah dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota wilayah Jawa Timur, Program Langit Biru (PLB) Pertamina, kembali diperluas ke 15 wilayah lainnya,"ujar Deden.
Diungkapkan Deden Idhani, BBM yang lebih berkualitas memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi.
"Karenanya, Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas, yakni Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92 dan Pertamax Turbo RON 98," tegasnya kepada TribunJatim.com.
Menurut Deden Idhani, melalui PLB, Pertamina meluncurkan Program Pertalite Harga Khusus, sehingga konsumen dapat merasakan performa Pertalite dengan harga Rp. 6.450,- per liter, lebih rendah Rp.1.200,- dari harga normal Pertalite yaitu Rp.7.650.
"Adapun PLB berlaku untuk konsumen kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, angkutan umum kota (angkot) serta taksi plat kuning, kendaraan publik atau angkot,"kata Deden.
Di wilayah Jatim, lanjut Deden, ada tambahan 170 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berpartisipasi dalam PLB. Mulai dari Kabupaten Madiun 3 SPBU, Kabupaten Ngawi 3 SPBU, Kabupaten Ponorogo 9 SPBU.
"Lainnya, Kota Kediri 8 SPBU, Kabupaten Blitar 13 SPBU, Kabupaten Bondowoso 6 SPBU, Kabupaten Jember 18 SPBU, Kabupaten Jombang 19 SPBU, Kabupaten Kediri 25 SPBU, Kabupaten Lamongan 11 SPBU, Kabupaten Mojokerto 10 SPBU, dan Kabupaten Nganjuk 16 SPBU," katanya kepada TribunJatim.com.
Sedangkan di wilayah Pulau Madura, Kabupaten Sampang ada 7 SPBU, Kabupaten Bangkalan 12 SPBU dan Kabupaten Pamekasan 10 SPBU.