Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Insiden Main TikTok di Kolam Renang, Adik Ditinggal Tewas Terpeleset, Kakak Menyesal Sepanjang Hidup

Gegara keasikan main TikTok seorang kakak membiarkan adiknya tewas tenggelam di kolam renang villa, akhirnya hanya tersisa penyesalan.

Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Kompas.com
TKP adik tenggelam ditinggal sang kakak yang sibuk main TikTok 

Sang kakak mulanya sempat diingatkan oleh teman-temannya, agar melarang korban bermain di pinggir kolam renang.

Namun sang kakak mengaku jika adiknya sendiri bisa berenang.

"Karena dikhawatirkan korban tidak bisa berenang, namun hal tersebut disampaikan oleh kakaknya bahwa korban bisa berenang sehingga tidak ditegur kembali," kata Iptu Gede Sumarjaya.

Kekhawatiran teman-temannya itu pun akhirnya terjadi.

15 menit setelah berfoto-foto dan membuat video, Dea Kurnia mendapati adiknya sudah tidak ada di pinggir kolam.

Ia pun sontak melakukan pencarian, hingga akhirnya menemukan sang adik telah tenggelam di dasar kolam sedalam 1.4 meter.

Baca juga: Tragedi Ibu Dibunuh Depan 2 Anaknya Berbuah Trauma, Anak Demam Ingat Kronologi, Simak Nasibnya Kini

Baca juga: Insiden Pilu di Malam Pertama, Suami Ini Syok Lihat Tanda di Perut Istri, Pernikahan Terancam Bubar

Baca juga: Tragedi Janda Dibakar Hidup-hidup, Akibat Ogah Diajak Nikah Pacar, Tertangkap Setelah 55 Hari Kabur

Menemukan sang adik tenggelam, sang kakak pun langsung membawanya ke Puskesmas.

Korban pun bergegas dievakuasi ke Puskesmas Tejakula I oleh sang kakak dan pemilik villa.

Namun malang, setibanya di Puskesmas, pihak medis menyatakan jika korban telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan medis korban meninggal karena tenggelam dengan ciri-ciri mulut korban berbuih, keluar kotoran pada anus, tubuh nampak kaku dan ada luka lebam pada bagian dahi bawah.

“Korban murni meninggal karena tenggelam, dengan ciri-ciri mulut berbuih, keluar kotoran pada anus, tubuh sudah nampak kaku, dan ditemukan luka lebam dibagian dahi diduga akibat terbentur lantai kolam,” ucap AKP Adika.

Ilustrasi jenazah anak dibunuh oleh ayahnya sendiri
Ilustrasi jenazah anak (Tribunnews.com)

Kini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka.

Ia mengatakan, keluarga Korban menerima dan mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan otopsi.

Serta tidak melakukan tuntutan secara hukum terhadap pihak manapun.

Korban meninggal diduga karena terpeleset dan menyebabkan dahi terbentur.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved