Breaking News:

Polda Jatim Sebut Masih Ada Korban Lagi Atas Kasus Investasi Bodong Oleh Mantan Karyawan Bank

Seorang pria mantan karyawan bank ditahan atas laporan dugaan penipuan berkedok investasi trading forex. 

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Pipin Tri Anjani
TribunJatim.com/Samsul Arifin
Tersangka PP saat diamankan di Polda Jatim. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kasus investasi bodong kembali terjadi.

Kini, Ditreskrimum Polda Jatim berhasil menahan tersangka berinisial PP.

Pria yang dulunya bekerja di Bank Jatim ini ditahan atas laporan dugaan penipuan berkedok investasi trading forex. 

Dikatakan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, produk yang dijanjikan oleh tersangka yakni pertukaran mata uang asing. 

"Terlihat fluktuatif dan bermodal keyakinan. Alhasil, korban mau berinvestasi ke tersangka," ujarnya, Rabu, (25/11/2020). 

Baca juga: Satpam Kantor Media Televisi Swasta di Malang Dibegal, Sepeda Motor Honda Beat Dibawa Kabur Pelaku

Baca juga: Pria 22 Tahun Ini Bisnis Pil Koplo Gegara Susah Cari Kerja, Pasrah Dikeler ke Mapolsek Lakarsantri

Masih kata Truno baru ada 15 orang yang melapor. Ada potensi bertambah. Sebanyak 27 orang. 

"Dengan kerugian bila diakumulasi sebesar Rp 25 Miliar. Jadi bagi para pelapor, kita tunggu," imbau Truno. 

Kasus ini berawal pada tahun 2016 silam, dimana tersangka PP bekerja di Bank Jatim menawarkan investasi dengan keuntungan 5-7% kepada rekannya kini menjadi korban. 

Hingga tahun 2020, investasi tersebut tidak membuahkan hasil. Akhirnya para korban pun melapor kejadian ini ke Polda Jatim

Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal 378 dan atau pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved