Breaking News:

Pasar Lengang, Harga Sembako Justru Naik di Pasar Sayur Magetan Jatim

Ini ironi, Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur hampir setahun ini sepi pembeli dampak pandemi virus Corona atau Covid-19), namun harga harga Sembako

Surya/ Doni Prasetyo
Kondisi Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur, yang terlihat lengang dampak wabah Covi-19 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Ini ironi, Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur hampir setahun ini sepi pembeli dampak pandemi virus Corona atau Covid-19), namun harga harga sembilan bahan pokok (sembako) justru naik.

Naiknya kebutuhan sembako di Pasar ini menambah sentra ekonomi mikro ini menambah lengangnya Pasar Sayur yang merupakan pasar sentra di Magetan, Jawa Timur ini.

Harga sembago yang mengalami kenaikkan, yakni cabe, telur, beras, minyak goreng, gula pasir, dan sayur mayur diikuti rempah rempah lainnya.

"Kenaikkan sembako saat ini bervariasi. Kenaikkan sembako ini menambah kondisi pasar tambah sepi. Sudah sepi tambah sepi," kata Ny Winarsih, salah satu pedagang sembako di los pracangan Pasar Sayur Magetan, Jawa Timur kepada Surya, Sabtu (28/11).

Dikatakan Ny Winarsih, sepinya pembeli di Pasar Sayur, Magetan, Jawa Timur ini sejak merebaknya pandemi virus Corona atau Covid-19 hampir 10 bulan ini. Kondisi sepi pembeli, akibat dampak COVID 19 ini semakin tambah sepi setelah naiknya harga sembako beberapa waktu lalu.

Baca juga: Aneka Kreasi Makanan Dari Tahu, Wow Ada Puding dan Kebab Tahu

Baca juga: Sule Girang Tidur Tanpa Ferdi di Malam Jumat, Peluk Mesra Nathalie Holscher di Ranjang, Boleh Ya?

Baca juga: Sebelumnya Main Film & Selebgram, Nasib Artis Prostitusi ST & MA Kini Miris, Lihat Motif Aslinya

"Beras yang naik, beras super. Beras super yang biasanya per kilogram Rp 9000, sekarang naik Rp 500. Kenaikkan Rp 500 per kilogram masih normal, yang tidak normal kenaikkan itu diikuti kebutuhan pokok lainnya," ujar Ny Winarsih kepada TribunJatim.com.

Diungkapkan Ny Winarsih, bahan pokok yang mengalami kenaikkan, yaitu gula pasir, dari Rp 12.000 per kilogram, naik Rp 500. Namun, di Pasar Sayur ada pedagang yang menjual Rp 13.000 per kilogram.

"Harga telur yang naiknya signifikan dari Rp 22.000, menjadi Rp 24.000 per kilogram," katanya sambil melayani pembeli kepada TribunJatim.com.

Harga minyak goreng corah, lanjut Ny Winarsih, senula Rp 13.000, naik Rp 1000 menjadi Rp14.000/ kilogram. Selain itu, harga cabe rawit saat ini tembus Rp 30.000/kilogram.

"Harga tomat yang beberapa waktu lalu anjlok, kini dihargai Rp 8000/ kilogram. Harga dikisaran itu, ada kol atau kobis," kata Ny Winarsih, seraya mengatakan sepinya Pasar Sayur yang merupakan pasar sentralnya perekonomian di Magetan bisa dijadikan indikator, menurunnya perekonomian di Magetan.(tyo/Tribunjatim.com)

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved