Pelaksana Proyek Kayutangan Heritage Targetkan 20 Desember Jalan Basuki Rahmat Malang Siap Dibuka
Pelaksana proyek Kayutangan Heritage menargetkan 20 Desember 2020 mendatang, Jalan Basuki Rahmat Malang siap dibuka kembali.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rifki Edgar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rencana pembukaan Jalan Basuki Rahmat Kota Malang pada tanggal 20 Desember 2020 nanti tampaknya bakal segera terealisasikan.
Pasalnya, pembangunan batu andesit yang menjadi proyek vital dari pembangunan Kayutangan Heritage kini sudah hampir rampung proses pengerjaannya.
Dari pantauan TribunJatim.com di lokasi, batu andesit yang diletakkan di perempatan Rajabali dan perempatan PLN di Kota Malang sudah mulai terpasang, meski belum seluruhnya rampung.
Sedangkan, para pekerja proyek terlihat sedang mulai menggarap batu andesit tersebut. Sementara di sisi lain, sedang mengecor pedestrian jalan yang berada di sekitaran perempatan Rajabali.
"Untuk progres pembangunan kini sudah mencapai 78 persen secara keseluruhan. Mulai dari Kayutangan, Kauman dan Polehan. Karena bunyi proyek ini sesuai kontrak ada di tiga lokasi," ucap Manajemen Konstruksi, Alif Riwidya kepada TribunJatim.com, Senin (7/12/2020).
Alif pun memprediksi, di tanggal 20 Desember 2020, Jalan Basuki Rahmat sudah mulai dibuka kembali untuk umum.
Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, Pemkot Malang akan Lakukan Pendataan ke Faskes Sambil Tunggu Juknis dari Pusat
Baca juga: Dosen UMM Latih Guru Muhammadiyah se-Malang Raya Terbitkan Buku Gratis
Pasalnya, progres pengerjaan tinggal melakukan finishing saja, meski dirinya mengakui mendapatkan beberapa kendala dalam proses pengerjaan.
"Kalau kendalanya kan hanya dari cuaca yang tiap hari hujan. Maka dari itu, di lokasi kami pasang tenda. Agar para pekerja tetap mengerjakan pemasangan batu andesit meski dalam kondisi hujan," ucapnya.
Selain itu, kendala teknis yang lain ialah pada saat pemasangan batu andesit.
Menurutnya, saat pemasangan batu andesit diperlukan sebuah keterampilan dan kehati-hatian agar nantinya ketika sudah jadi terlihat kokoh dan aman saat dilalui kendaraan.
Baca juga: 6 ASN Pemkot Malang hingga Wali Kota Sutiaji Positif Covid-19, Balaikota Disemprot Disinfektan
Baca juga: BKSDA dan DLH Sama-sama Menduga Pemotongan Belasan Sonokeling di Jalan Tulungagung-Blitar Pencurian
Secara teknis, kata Alif, saat pemasangan batu andesit nantinya akan diberikan sebuah cairan yang berfungsi untuk merekatkan batu andesit.
"Jadi nanti di sela-sela batu akan kita grouping, menggunakan cairan. Fungsinya selain untuk merekatkan sisi-sisi batu, juga mendangkalkan nat antara batu. Supaya bisa memperlihatkan kalau itu adalah batu," ucapnya.
Alif pun menargetkan, kalau bisa pembukaan Jalan Basuki Rahmat untuk umum bisa dilakukan sebelum dari target yang telah ditentukan.
Baca juga: Harga Tiket Masuk Lembah Tumpang Malang, Ada Candi Replika dan Ratusan Arca, Ini Lokasi dan Rutenya
Baca juga: Target Waktu Perbaikan Plengsengan Ambrol di Bawah Fly Over Kedungkandang Kota Malang Diperpanjang
Mengingat hal tersebut bertepatan pula dengan libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.
"Tadi juga sempat dicek oleh Satlantas Polresta Malang Kota untuk persiapan libur Natal dan Tahun Baru 2021. Kalau bisa sebelum target bisa dibuka. Karena ini hanya tinggal melakukan finishing saja," tandasnya.
Editor: Dwi Prastika
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/progres-pemasangan-batu-andesit-di-jalan-basuki-rahmat-kayutangan-heritage-kota-malang.jpg)