Breaking News:

Pemkab Nganjuk Intensif Dorong Perkembangkan BUMDes untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Pemkab Nganjuk intensifkan mendorong perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

IST Diskominfo
Pemkab Nganjuk gelar forum grup discusion (FGD) BUMDes untuk membahas strategi pengembangan BUMDes yang bakal menjadi tulang punggung Pemerintahan Desa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat nantinya 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk intensifkan mendorong perkembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Pasalnya, BUMDes nantinya bakal menjadi tulang punggung Pemerintahan Desa yang ada di Kabupaten Nganjuk untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Pedesaan.

Kepala Dinas Pemerintahan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk, Haris Jatmiko menjelaskan, maju dan berkembangnya BUMDes menjadikan desa-desa di Kabupaten Nganjuk mandiri. Dimana dengan BUMDes diharapkan masyarakat bisa menjadi sejahtera dengan tersedianya lapangan kerja bagi masyarakat desa

"Pengangguran berkurang, kemiskinan berkurang dan naiknya pendapatan untuk desa. Itu yang menjadi harapan dan tujuan dari didirikanya BUMDes di setiap Desa di Kabupaten Nganjuk,” kata Haris Jatmiko, kemarin.

Dijelaskan Haris Jatmiko, hingga sekarang ini jumlah BUMDes di Kabupaten Nganjuk sudah terbentuk dan didirikan sebanyak 264 BUMDes yang tersebar di 20 kecamatan. Dan dari jumlah tersebut ada sebagian kecil yang masih belum aktif dalam unit usahanya.

Baca juga: Gandeng Komunitas Dan Masyarakat, PKK Nganjuk Selesaikan Bedah Rumah Kurang Layak Huni

Baca juga: Serius dalam Pembangunan Data, Pemkab Nganjuk Fokus Bangun Data Kelembagaan Daerah

"Untuk itulah, PMD Kabupaten Nganjuk juga terus berupaya agar BUMDes yang belum aktif untuk segera bisa aktif dan menjalankan kegiatanya untuk masyarakat," ucap Haris Jatmiko.

Sedangkan untuk unit usaha BUMDes di Kabupaten Nganjuk, menurut Haris Jatmiko, bergerak dalam berbagai bidang usaha. Diantaranya bidang usaha peternakan, perdagangan, pertanian, keuangan, industri kecil, pasar kampung, kampung wisata, penyewaan, bank sampah dan sebagainya.

"Dan yang pasti, bidang usaha dari BUMDes itu sendiri pada umumnya menggali dan memanfaatkan potensi yang ada di Desa masing-masing," ujar Haris Jatmiko.

Oleh karena itu, tambah Haris Jatmiko, pihaknya juga berharap dari digelarnya forum grup discurion (FGD) BUMDes bisa mendorong bagaimana menciptakan unit usaha yang bisa dijalankan sehingga mampu memberikan kontribusi dalam penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan pendapatan Desa.

"Tentunya itu semua sesuai dengan program kerja Tri Cita Bhakti Pemkab Nganjuk poin kemandirian perekonomian yang saat ini intensif dijalankan," tutur Haris Jatmiko. (SURYA/Achmad Amru Muiz) 

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved