Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Hasil Pilkada Surabaya 2020, Gelar PSU di TPS 46 Kedurus, Petugas Woro-Woro Ke Rumah Warga

KPU Surabaya menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Minggu (13/12/2020).

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Petugas mengajak masyarakat ikut mencoblos ulang 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - KPU Surabaya menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 46 Kedurus, Kecamatan Karang Pilang, Minggu (13/12/2020). 

Sejak pagi, sejumlah petugas memilih melakukan woro-woro agar warga datang untuk mencoblos ulang. 

Dengan menggunakan megaphone, petugas berkeliling melakukan sosialisasi ke rumah warga. Petugas keluar masuk gang perumahan untuk woro-woro. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar supaya menggunakan hak pilihnya di TPS," kata Rohim, Ketua PPK Karang Pilang.

Baca juga: PDI Perjuangan Jatim: 11 Daerah Pilkada Berhasil Dimenangkan, Dua Kader Muda

Sama seperti mekanisme sebelumnya, H-1 seluruh undangan kepada pemilih disebar. Rohim mengatakan, di TPS tersebut terdapat 452 orang yang terdaftar sebagai DPT. 

Saat pencoblosan di 9 Desember kemarin, terdapat sekitar 216 orang. Rohim mengaku masih cukup optimistis partisipasi pemilih di PSU kali ini tak jeblok. 

Hal itu lantaran disebut seluruh undangan sudah tersebar. Selain itu, faktor hari libur juga diharapkan dapat berpengaruh sehingga banyak warga yang datang menggunakan hak suara ke TPS. 

Kristiana, salah seorang pemilih mengaku tak masalah dia harus datang dua kali ke TPS 46 untuk mencoblos ulang. 

"Kalau memang harusnya diulang ya gak papa, mungkin ada sesuatu atau terjadi kekeliruan," kata Kristiana. 

Saat pencoblosan ulang itu, pihak KPU, Bawaslu datang ke lokasi. Mereka meninjau secara langsung proses tersebut. PSU itu digelar lantaran rekomendasi dari Bawaslu Surabaya

Pemicunya, petugas KPPS sempat memberikan tanda nomor di surat suara. Lantaran hal itu, Bawaslu menilai salah satu azas Pemilu menjadi tidak terpenuhi. 

"Karena pemberian tanda khusus pada surat suara itu mengindikasikan pilihan pemilih dapat diketahui oleh publik," kata Ketua Bawaslu Surabaya, M Agil Akbar saat ditemui di lokasi. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved