Breaking News:

Berikan Jaminan Kepastian Alat Ukur, Diseperindag Nganjuk Sediakan Layanan Tera Ulang

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk gelar program layanan tera ulang alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapanya (UTT

istimewa
Petugas Tera Disperindag Kabupaten Nganjuk saat melakukan kegiatan tera ulang alat ukur mesim pompa BBM di salah satu SPBU di Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Nganjuk gelar program layanan tera ulang alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapanya (UTTP).

Hal itu sebagai upaya Disperindag untuk memberikan kepastian alat ukur milik masyarakat kepada konsumen ditengah perkembangan insdusti, perdagangan, dan jasa di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Bidang Metrologi Disperindag Kabupaten Nganjuk, Fitriary Puspito Ratih mengatakan, sesuai aturan kegiatan tera sebagai bentuk perlindungan konsumen. Selain itu, Tera juga untuk melindungi kepentingan umum sekaligus membangun kepercayaan masyarakat.

"Tentunya melalui kegiatan Tera tersebut sebagai jaminan kebenaran ukuran dan kepastian hukum dalam pemakaian UTTP," kata Fitiary Puspito Ratih kepada TribunJatim.com, Selasa (15/12/2020).

Dalam menjalankan kegiatan Tera alat ukur, dikatakan Fitriary Puspito Ratih, telah dilakukan tim Bidang Metrologi Disperindag Kabupaten Nganjuk sejak bulan Februari hingga November 2020 lalu.

Kegiatan Tera dalam 10 bulan tersebut cukup mendapat respon positif dari masyarakat, terutama pelaku usaha pedagangan yang menstandarkan alat ukurnya.

Baca juga: Kiwil & Eva Bellissima Asyik Bulan Madu, Rohimah Si Istri Tua Menangis: Jangan Sakiti Isterimu

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Pemkab Tulungagung Akan Menutup Destinasi Wisata

Baca juga: Pekerja Tambang Tewas Tersambar Gergaji Rajam, Perut Terbelah dan Usus Terburai

Sementara anggota tim Tera Disperindag Kabupaten Nganjjuk, Agwinardanu mengatakan, dalam menjalankan kegiatan Tera pihaknya tidak hanya menunggu pemilik alat ukur datang ke kantor Disperindag Kabupaten Nganjuk.

Namun tim Tera melakukan jemput bola dengan sidang tera di tempat setiap tahun bagi pedagang maupun pengusaha yang menggunakan peralatan UTTP.

Untuk alat UTTP yang di tera, ungkap Agwinardanu, diberikan tanda tera sah berupa cap segi lima dengan angka 20 yang menunjukan tahun tera. Sedangkan untuk alat UTTP yang tidak lolos pengujian maka akan langsung diperbaiki dahulu oleh reparatir alat timbangan yang telah ditunjuk sampai alat UTTP tersebut lolos pengujian.

"Sedangkan alat UTTP yang tidak memungkinkan untuk diperbaiki maka akan diberikan tanda tera batal berupa cap segitiga," ujar Agwinardanu kepada TribunJatim.com.

Selain melaksanakan tera/tera ulang alat UTTP, tambah Agwinardanu, Disperindag Kabupaten Nganjuk juga melaksanakan pengawasan pelaku usaha. Pengawasan dilakukan terhadap produk terkait nama produk, label, dan merk perusahaan.

"Hal itu untuk memastikan produk yang dikonsumsi sesuai standar dan itu untuk perlindungan konsumen," tutur Agwinardanu. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved