Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Kasus Positif Corona Meningkat, Tim Gabungan Kabupaten Nganjuk Gelar Operasi Yustisi

Terus bertambahnya kasus positif corona di Kabupaten Nganjuk disikapi serius Tim Satgas Penanganan Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Tim Satgas Covid-19 dari Polsek Patianrowo Polres Nganjuk saat melakukan operasi yustisi terhadap warga pelanggar prokes dengan tidak memakai masker di jalan raya Kecamatan Patianrowo Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Terus bertambahnya kasus positif corona di Kabupaten Nganjuk disikapi serius Tim Satgas Penanganan Covid-19.

Hal itu dilakukan dengan menggelar operasi Yustisi penegakan disiplin Protokol Kesehatan pencegahan covid-19 di sejumlah tempat dan jalan protokol serta pusat keramaian di Kabupaten Nganjuk.

Wakil Ketua Tim Satgas Penanganan virus Corona atau Covid-19 Kabupaten Nganjuk, AKBP Harviandhi melalui Kabag Ops Polres Nganjuk, AKP Abdul Rokib mengatakan, dalam gelaran Operasi Yustisi berskala besar kali ini masih di temukan adanya pelanggaran protokol Kesehatan yang dilakukan warga.

Pelanggaran tersebut didominasi oleh warga yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas di jalan dan diluar rumah.

"Bagi para pelanggar yang terjaring Operasi Yustisi itupun langsung dilakukan pendataan dan penindakan berupa teguran lisan, teguran tertulis, serta sanksi sosial," kata Abdul Rokib didampingi Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara, Selasa (15/12/2020).

Dengan kembali adanya Operasi Yustiri besar-besaran dalam upaya mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk, dikatakan Abdul Rokib, pihaknya berharap masyarakat dapat lebih disiplin lagi dalam menerapkan Protokol Kesehatan di kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Tambah 3 Orang, Total 20 Pegawai Perpustakaan Bung Karno Kota Blitar Positif Covid-19

Baca juga: Pilkada Serentak 2020, Golkar Jatim Sukses Antar Kadernya Jadi Kepala Daerah

Baca juga: PILU Melati Tertipu Pacarnya, Ngakunya Bujang Ternyata Beristri, Rela Ditiduri karena Janji Dinikahi

Dengan demikian Operasi Yustisi dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dapat di lakukan dengan cepat dan tepat.

"Dan kami juga mengharapkan semua pihak untuk semakin intensif dalam pencegahan penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk yang masih terus terjadi hingga saat ini dengan menjalankan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)," tandas Abdul Rokib kepada TribunJatim.com.

Sementara sebelumnya, Wakil Bupati Nganjuk yang juga Wakil Tim Satgas Covid-19, Marhaen Djumadi mengatakan, upaya memutus mata rantai penyeberan covid 19 harus terus dilakukan dan semakin ditingkatkan sekarang ini.

Baik itu melalui Sosialisasi, imbauan, serta penindakan hukum. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendisiplinkan masyarakat dalam Menerapkan Protokol Kesehatan.

"Selayaknya menyikapi perkembangan covid-19 saat ini Inpres, Pergub Jatim, dan Perbup Nganjuk harus lebih di implementasikan dengan ketat. Dengan demikian pelanggaran prokes tidak leluasa dilakukank warga yang bisa terkena virus Corona atau Covid-19," tutur Marhaen Djumadi.

Seperti diketahui, hingga saat ini kasus positif corona di Kabupaten Nganjuk terus melaju dengan cepat. Data terakhir kasus positifi corona telah mencapai 899 kasus. Ini setelah terjadinya penambahan jumlah kasus corona terakhir sebanyak 10 kasus positif corona. (Achmad Amru MuizTribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved