Breaking News:

Info Sehat

Cara Mudah Mengobati Bisul dengan Bahan Alami, Bisa Pakai Minyak Jarak hingga Bubuk Kunyit

Ada beberapa cara mengobati bisul yang dapat dilakukan, hanya menggunakan bahan alami.

OhBulan
Ilustrasi - Ada beberapa cara mengobati bisul yang dapat dilakukan. 

Untuk menggunakannya secara topikal atau oles, campur kunyit dengan air dan atau jahe untuk membuat masker, dan oleskan ke bagian yang muncul bisul setidaknya 2 kali sehari.

4. Gunakan garam epsom 

Garam epsom terbukti memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk kemampuan untuk mengobati bisul.

Garam ini dapat membantu menguras nanah dan menyebabkan bisul mengering.

Untuk memanfaatkannya, larutkan garam epsom dalam air hangat dan rendam kompres di dalamnya.

Oleskan kompres ke area yang muncul bisul selama 20 menit.

Lakukan ini setidaknya 3 kali sehari sampai bisul hilang.

Baca juga: 10 Gejala PCOS, Bisa Sebabkan Kanker Rahim dan Susah Hamil, Waspada Jika Rambut Mudah Rontok

5. Gunakan minyak jarak

Minyak jarak mengandung senyawa yang disebut asam risinoleat.

Senyawa ini bersifat anti-inflamasi yang kuat.

Minyak jarak juga memiliki sifat antibakteri yang kuat, sehingga membuatnya menjadi bahan alami yang bisa digunakan untuk mengobati bisul.

Oleskan sedikit minyak jarak langsung ke bagian bisul setidaknya 3 kali sehari sampai hilang.

6. Gunakan minyak mimba (neem oil)

Minyak mimba yang juga dikenal sebagai lilac India, memiliki sifat antiseptik, antibakteri, dan antimikroba yang membantu mengobati infeksi kulit, termasuk bisul dengan ceoat.

Untuk mengobati bisul dengan minyak mimba, oleskan minyak ini langsung ke bisul 3-4 kali sehari.

Pastikan Anda mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan pengobatan bisul ini.

Pilihan obat bisul Jika bahan alami tidak menjadi pilihan, Anda masih bisa mengobati bisul dengan obat bisul tanpa resep dari dokter.

Melansir Buku Obat-obatan Sederhana untuk Gangguan Sehari-hari (2010) oleh Drs. H. T. Tan & Drs.

Kirana Rahardja, penanganan bisul dapat dilakukan dengan menutup bisul dengan salep ichtiol 10 persen, yang berdaya menyerap kembali bisul “muda” (tidak jadi) atau “mematangkan” bisul yang sudah berkembang. Sama efektifnnya untuk digunakan dalam mengobati bisul adalah salep yang mengandung timbaloksida (Ung. diachylon).

Kedua obat bekerja antiradang, antibakteri lemah, serta antigatal dan dapat dibeli bebas sebagai sediaan apotek. Salep dapat digunakan dengan kasa dan plester, diganti 2 kali sehari dan setiap kali dibersihkan dengan bensin cuci (wasbenzine).

Setelah bisul pecah, dengan menggunakan kasa atau kapas, bisul harus dipijat sampai seluruh nanahnya keluar yang kentara dengan keluarnya darah dai luka.

Waspada, jangan sampai nanah yang mengandung banyak stafilokok, bersentuhan dengan bagian tubuh lain agar infeksi tidak menyabar.

Setelah desinfeksi dengan tingtur iod, bisul diberi salep iod atau klorheksidin dan ditutup dengan kasa dan plester untuk penyembuhan selanjutnya.

Perlu diperhatikan, bisul yang belum “matang” tidak boleh dipijat atau dipencet-pencet karena berisiko bakteri menjadi masuk ke dalam sirkulasi darah dan menyebar ke seluruh tubuh dengan menimbulkan sepsis.

Infeksi yang masuk ke dalam aliran darah dan memicu keracunan darah (sepsis) dapat menyebabkan infeksi pada organ-organ dalam tubuh, misalnya jantung (endocarditis) dan bahkan tulang (osteomielitis).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Cara Mengobati Bisul Secara Alami"

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved