Breaking News:

Sebelum Timor Leste Merdeka, Militer Selandia Baru Pernah Masuk Timor Leste, Apa yang Dilakukannya?

Tentara Selandia Baru ternyata pernah masuk ke wilayah Timor Leste. Hal itu terjadi sebelum Timor Leste merdeka dari Indonesia. Simak selengkapnya

Editor: Januar
DIPASOK
Prajurit Selandia Baru yang pernah bertugas di Timor Leste 

TRIBUNJATIM.COM - Tentara Selandia Baru ternyata pernah masuk ke wilayah Timor Leste.

Hal itu terjadi sebelum Timor Leste merdeka dari Indonesia.

Simak selengkapnya di sini!

20 tahun yang lalu, detasemen kecil SAS dari Angkatan Pertahanan Selandia Baru mengambil bagian dalam misi berani untuk
dengan aman memindahkan puluhan personel Perserikatan Bangsa-Bangsa dari wilayah musuh di Timor Barat.

Letnan Kolonel Rob Hitchings, Kepala Staf Selandia Baru di Markas Brigade di Timor Timur pada saat itu, mengenang
perencanaan dan pelaksanaan misi berisiko tersebut.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Risma Minta Warga Surabaya Hindari Hal Ini di Momen Libur Akhir Tahun 2020

Panggilan itu datang tengah hari pada tanggal 6 September 2000. Sebuah “tim pelacak” SAS Selandia Baru yang terdiri dari 10
orang (yang bergabung dengan Batalyon Selandia Baru di Suai, Timor Leste), sedang melakukan latihan senjata yang biasa pada
jarak darurat.

Komandan tim disuruh segera melapor ke Markas Brigade Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk perintah mendesak.

Tim pelacak telah didatangkan dari Selandia Baru sebulan sebelumnya untuk membantu batalion yang beroperasi di perbatasan
dengan Timor Barat, Indonesia, sebagai bagian dari intervensi PBB, setelah referendum kemerdekaan 1999.

SAS ada di sana untuk membantu menemukan unsur-unsur milisi yang telah menyusup melintasi perbatasan ke Timor Timur
(sekarang Timor-Leste).

Milisi yang sama yang bertanggung jawab atas kematian prajurit Selandia Baru Prajurit Leonard Manning pada tanggal 24 Juli
2000.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved