Breaking News:

Hendak Edarkan Ribuan Pil Logo Y dan DMP di Bondowoso, Mahasiswa Asal Probolinggo DIbekuk Polisi

Warga Probolinggo dibekuk tim Polres Bondowoso, saat melakukan transaksi penjualan pil tersebut di Kelurahan Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
MH (20) tengah dimintai keterangan oleh petugas di Mapolres Bondowoso, Rabu (16/12). 

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - MH (20) warga Kabupaten Probolinggo gagal meraup keuntungan dari hasil berjualan pil berlogo Y dan DMP.

Ia lebih dulu dibekuk tim Polres Bondowoso, saat melakukan transaksi penjualan pil tersebut di Kelurahan Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 2000 butir pil berlogo Y dan DMP.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz mengatakan dari hasil penyidikan, tersangka yang masih berstatus mahasiswa itu mengaku melayani pembelian dalam bentuk kaleng.

Ribuan pil tersebut diduga akan diedarkan hingga malam pergantian tahun.

Baca juga: Gagal Nyalip, Pengendara Motor di Tuban Terpental Lalu Dihantam Truk Box hingga Tewas

Baca juga: Ular Kobra Patok Warga Bojonegoro Saat Akan Dimasukkan Karung, Korban Alami Demam Sesak Nafas

"Barang bukti yang kami sita ada dua kaleng pil. Kaleng pertama berisi pil logo Y 1000 butir dan kaleng ke dua pil logo DMP 1000 butir," katanya, Rabu (16/12).

Erick melanjutkan, tersangka mengedarkan pil itu karena tergiur keuntungan yang didapat.

Tersangka membeli kaleng pil berisi 1000  butir dengan harga Rp 700 ribu. Kemudian, tersangka menjualnya lagi seharga Rp 1 juta. Artinya, tersangka mendapatkan keuntungan Rp 300 ribu per kaleng pil.

"Sekarang kita tengah kembangkan kasus ini. Apakah ada kemungkinan lainnya," terangnya.

Selain mengamankan ribuan pil, polisi juga menyita 1 lembar bukti transfer dan 1 unit handphone yang digunakan sebagai komunikasi transaksi dengan pembeli di Bondowoso.

"Pelaku kami sangkakan Pasal 197 subs 196 UU RI No.36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya, maksimal 15 tahun penjara," jelasnya.

Ia menambahkan momen pergantian tahun memang kerap dimanfaatkan pengedar menjual beragam jenis narkoba dengan memanfaatkan berbagai celah.

"Karena itulah, kami akan meningkatkan kewaspadaan jelang pergantian tahun 2020," pungkasnya. (SURYA/Danendra Kusuma)

Editor: Pipin Tri Anjani

Baca juga: Kronologi Kurir Sabu di Surabaya Ditembak Mati, Polisi Sempat Kehilangan Jejak Saat Penangkapan

Baca juga: BREAKING NEWS - Kurir Sabu di Surabaya Ditembak Mati Polisi, Sempat Lawan Pakai Senjata Api Rakitan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved