Breaking News:

Polres Nganjuk Siapkan Personil Gabungan Antisipasi Berkumpulnya Warga Saat Malam Tahun Baru

Polres Nganjuk menyiapkan petugas gabungan penegak disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di sejumlah tempat keramaian di Kabupaten Nganjuk.

istimewa
Kapolres Nganjuk, AKBP Harviandhi saat memberikan pemaparan dan pengarahan dalam rapat koordinasi dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Polres Nganjuk menyiapkan petugas gabungan penegak disiplin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di sejumlah tempat keramaian di Kabupaten Nganjuk.

Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan warga saat memasuki malam tahun baru 2021.

Kapolres Nganjuk, AKBP Harviandhi mengatakan, sesuai instruksi Kepala Daerah Kabupaten Nganjuk tidak diperbolehkan adanya pesta menyambut malam tahun baru. Karena dikhawatirkan perayaan malam tahun baru akan menimbulkan banyak kerumahan warga di tengah Pandemi Covid-19.

"Untuk itu, tim gabungan penegakan disiplin prokes bisa langsung bertindak apabila ada potensi kerumahan warga saat malam tahun baru nanti," kata AKBP Harviandhi saat rapat koordinasi dalam rangka kesiapan pengamanan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, Jumat (18/12/2020).

Dijelaskan Harviandhi, menjelang Perayaan Natal 2020 dan libur pergantian tahun 2021, Jajaran Kepolisian juga akan menggelar Operasi Lilin Semeru 2020.

Dimana dalam operasi Lilin Semeru 2020 tersebut akan melibatkan personel kepolisian yang akan melakukan pengamanan, baik pam jalur maupun tempat Ibadah umat Nasrani dan Obvit yang berada di Wilayah Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Muslim Malang Bersatu Minta Rizieq Shihab Dibebaskan dan Usut Tuntas Tewasnya 6 Anggota Laskar FPI

Baca juga: Profil Eryck Amaral Suami Aura Kasih yang Digugat Cerai, Alasan Pisah Ternyata Eryck Menghilang

Baca juga: Pohon Natal Bermasker Ala Influencer Dan Sosialita Amelia Salim

"Ini merupakan agenda rutin Kamtibmas yang tiap tahun dilaksanakan, namun pada tahun ini ada agenda yang berubah karena adanya Pandemi Covid-19,” ucap AKBP Harviandhi kepada TribunJatim.com.

Dengan demikian, ungkap Harviandhi, bagi masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun, pihak kepolisian telah memberlakukan larangan berkerumun. Segala bentuk acara seperti pesta kembang api maupun hiburan lain juga tidak diperbolehkan.

"Untuk perayaan Natal bisa dilaksanakan dengan mengikuti aturan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," tandas Harviandhi.

Sementara sebelumnya Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat telah mengeluarkan instruksi pelarangan perayaan malam Tahun Baru 2021. Larangan tersebut dilakukan menyikapi adanya potensi penularan Covid-19 terhadap kerumunan warga.

"Kami berupaya maksimal menjaga kesehatan warga agar tidak tertular Covid-19 dengan melarang warga berkumpul pada malam tahun baru nanti. Ini semua kami lakukan demi keselamatan warga," kata Novi Rahman Hidhayat kepada TribunJatim.com.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk dalam dua pekan belakangan cukup mengkhawatirkan. Terlebih, angka kematian akibat covid-19 di Kabupaten Nganjuk mencapai kisaran 10 persen dari total kasus covid-19.

"Makanya kami tidak ingin Nganjuk menjadi zona merah Covid-19, sehingga harus dilakukan langkah-langkah strategis bersama-sama dalam melakukan penanganan dan pencegahan penularan Covid-19 tersebut," tutur Novi Rahman Hidhayat. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved