Breaking News:

1011 Pelanggar Prokes di Pamekasan Terjaring Operasi Yustisi Selama 4 Bulan, Alasan Lupa Bawa Masker

Sebanyak 1011 orang di Kabupaten Pamekasan, Madura, kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNMADURA.COM/Kuswanto Ferdian
Para pelanggar Prokes saat didata oleh Personel Satpol PP Pamekasan yang kedapatan tak pakai masker, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 1011 orang di Kabupaten Pamekasan, Madura, kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Para pelanggar itu tercatat dalam operasi yustisi protokol kesehatan Covid-19 terhitung dari 14 September 2020 sampai 24 Desember 2020.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Ainurrahman mengatakan, pelanggar prokes sebanyak ini didominasi umur 50 Tahun.

Menurut dia, alasan pelanggar ini melanggar prokes karena beralasan lupa membawa masker.

"Rinciannya, sebanyak 457 orang diberi sangsi sosial dan sangsi teguran lisan. Kemudian sebanyak 554 orang disangsi administratif," kata Ainurrahman saat diwawancarai TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Kamis (24/12/2020).

Baca juga: Hindari Klaster Keluarga, Seluruh Pasien Covid-19 di Trenggalek Harus Isolasi di Asrama

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Wanita Permabudhi Kirim Satu Truk Sembako untuk Warga Terpapar Covid-19

Pria yang akrab disapa Ainur itu mengaku, saat melaksanakan operasi protokol kesehatan ini, pihaknya melakukannya bersama tim gabungan, yang terdiri dari personel TNI-POLRI, CPM, dan Satpol PP.

Ia mengingatkan kepada masyarakat Pamekasan agar tidak mengartikan adanya new normal ini seperti kehidupan sebelum adanya Covid-19.

"Bagi yang mau melaksanakan aktivitas silakan, hanya saja wajib tetap harus mematuhi protokol kesehatan," peringatnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved