Berita Persebaya Surabaya
Bek Persebaya M Syaifuddin Bersiap Ikuti Kursus Lisensi Kepelatihan
Bek Persebaya Surabaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin berniat mengikuti kursus lisensi kepelatihan awal bulan depan Januari 2021.
Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bek Persebaya Surabaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin berniat mengikuti kursus lisensi kepelatihan awal bulan depan Januari 2021.
Rencana tersebut didasari atas keinginan yang kuat untuk menekuni dunia kepelatihan.
"Kebetulan di Januari bulan depan ini ada info (kursus lisensi), kemungkinan saya ambil. Mumpung belum jelas juga main bolanya kapan," ucap M Syaifuddin pada TribunJatim.com, Kamis (24/12/2020).
Baca juga: PSG Resmi Pecat Thomas Tuchel dari Kursi Pelatih
Baca juga: Madura United: Jika Bulan Ini Tak Ada Kejelasan, Bubarkan Saja Liga 1 2020
Sejatinya, ditambahkan pemain jebolan SAD Uruguay tersebut, keinginan mengikuti kursus lisensi kepelatihan sudah ada sejak lama.
Hanya saja, sejak awal kompetisi dihentikan, bulan Maret 2020 lalu, ia masih disibukkan oleh proses penyembuhan cedera ACL.
Pemain asal Surabaya itu baru dinyatakan sembuh total dan bisa beraktivitas penuh di dalam lapangan kembali sebulan terakhir.
Baca juga: Pebulutangkis Greysia Polii Resmi Menikah
Baca juga: Resmi Menikah, Greysia Polii Banjir Ucapan Selamat
"Sebenarnya pas pandemi ini, sudah banyak info untuk ikut lisensi. Tapi ikut lisensi kan gak mungkin cuma di kelas aja, sementara saya juga kebetulan lagi cedera," jelas pemain 28 tahun itu.
"Misal ikut, nanti udah bagian praktek lapangan gak ikut, akan gak maksimal," tambahnya.
Keinginan kuat bisa segera mendapat lisensi kepelatihan itu timbul akibat tiga bulan terakhir ia menjadi pelatih di SSB yang ada di Surabaya, SSB Aston Villa Kendung, Benowo, Kota Surabaya
Diceritakan M Syaifuddin, di SSB itu, ia melatih peserta untuk usia 12 tahun.
Karena belum memiliki dasar ilmu kepelatihan, selama ini ia hanya menularkan ilmu sepak bola apa yang ia dapat di Persebaya dan klub sebelumnya yang pernah dibelanya.
Ia juga tidak memungkiri kerap menemui kesulitan saat proses transfer ilmu pada peserta SSB.
"Kesulitannya kadang ada program yang seharusnya di usia begini bisa, dia masih belum bisa sama sekali, jadi harus ngelatih bener-bener dari dasar," katanya.
Baca juga: Hasil Drawing Semifinal Piala Liga Inggris - Tercipta Derbi Manchester, Spurs Jumpa Lawan Enteng
Baca juga: Hasil Piala Liga Inggris - Spurs dan Manchester United Kompak Melaju ke Semifinal
"Melatih sama anak didik yang belum bisa harus ekstra sabar, jadi salah satu ngelatih kesabaran juga buat saya," tambahnya sambil tersenyum.