Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Meningkat, Bupati Madiun Sidak Dua RSUD

Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun, terus mengalami peningkatan.terjadi penambahan kasus sebanyak 15 kasus dalam sehari pada Sabtu.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Rahadian Bagus
Bupati Madiun, Ahmad Dawami, melakukan sidak di rumah sakit rujukan. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun, terus mengalami peningkatan.

Pada Sabtu (26/12/2020), terjadi penambahan kasus Corona sebanyak 15 kasus dalam sehari. 

Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten Madiun, pada Sabtu (26/12) sebanyak 357 pasien, 54 di antaranya masih dirawat di rumah sakit. 

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien dalam jumlah besar, Pemerintah Kabupaten Madiun, melakukan sejumlah persiapan. Siang itu, Sabtu (26/12), Bupati Madiun, Ahmad Dawami, melakukan inspeksi mendadak di dua RSUD milik Kabupaten Madiun

Didampingi Staf Ahli, Asisten, dan Kepala Dinas Kesehatan, Bupati meninjau RSUD Caruban dan RSUD Dolopo yang menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien Covid-19. 

Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 Disebabkan Libur Panjang Oktober Silam, Pemprov Jatim Tambah RS Rujukan

Baca juga: UPDATE CORONA di Kota Madiun Sabtu 26 Desember 2020, Dalam Sepekan 73 Orang Tertular Covid-19

Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini mengatakan, dua RSUD di Kabupaten Madiun tidak hanya menerima pasien rujukan Covid-19 dari Kabupaten Madiun saja, namun juga dari wilayah sekitar. Oleh sebab itu, perlu dilakukan persiapan apabila tiba-tiba terjadi lonjakan pasien dalam jumlah besar. 

"Kami meninjau kesiapsiagaan Rumah Sakit khususnya okupansi perawatan Covid-19", jelasnya.

Melihat tren kenaikan pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Madiun, ia ingin memastikan agar seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan yang baik. 

"Ada penambahan bed dan ruangan di dua Rumah Sakit untuk menghindari penolakan pasien yang telah terkonfirmasi positif. Demikian pula juga disiapkan ruangan khusus untuk OTG", imbuhnya. 

Kaji Mbing berharap agar masyarakat tidak lengah, dan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

"Kita butuhkan kesiapsiagaan dari seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, apalagi akan mendekati tahun baru. Saya akan membuat surat edaran agar tidak ada perayaan malam tahun baru di Kabupaten Madiun," jelasnya. (SURYA/Rahadian Bagus)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved