Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Banyak Keluhan Jalan Rusak di Sidoarjo Tak Kunjung Diperbaiki, Dewan Geram Panggil Dinas PUPR

Keluhan terhadap kinerja Dinas PUPR Sidoarjo terus bermunculan. Jalan rusak di Sidoarjo yang tak kunjung diperbaiki.

Penulis: M Taufik | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Jalan Sidorono, Barengkrajan, Krian, Sidoarjo sudah seperti kebun pisang setelah warga menanam pisang di lubang-lubang jalan yang menganga, Minggu (29/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sidoarjo dipertanyakan sejumlah pihak.

Pasalnya, sejak beberapa waktu lalu, berbagai keluhan terkait kinerja Dinas PUPR Sidoarjo terus bermunculan.

Diantaranya pengerjaan frontage road yang bertahun-tahun tak kunjung tuntas dan penanganan banjir.

Termasuk banyaknya keluhan jalan rusak di Sidoarjo yang tak kunjung diperbaiki. 

Baca juga: Jebakan Tikus Listrik Telan Korban Lagi, Petani Desa Jatirembe Tersetrum, Tewas di Sawah Keluarga

Baca juga: Dorong Pasien Covid-19 Sembuh, Pemkab Malang Rencana Beli Ventilator, Bupati Sanusi: Anggaran Banyak

Kalangan DPRD Sidoarjo bahkan sampai bingung melihat kinerja Dinas PUPR Sidoarjo.

Banyak sekali keluhan tak segera ditangani, tapi penyerapan anggaran mereka juga terbilang rendah dibanding dinas-dinasainnya. 

"Banyak sekali aduan, utamanya tentang jalan rusak. Kita sudah sampaikan tapi responnya lambat," kata sejumlah anggota dewan.

Menindaklanjuti itu, Komisi C DPRD Sidoarjo berencana memanggil Dinas PUPR, Senin (28/12/2020) besok. 

"Untuk mengetahui secara langsung, apa kendalanya kok banyak jalan rusak tak kunjung diperbaiki, dan banyak anggaran tidak terserap," kata Ketua Komisi C, Suyarno.

Baca juga: Gus Yani-Ning Min Dapat Suara Terbanyak, DPD Nasdem Gresik Desak KPU Segera Tetapkan Calon Terlilih

Baca juga: Belum Menikah, Rizky Billar Sudah Bahas Malam Pertama, Lesty Kejora sampai Malu Dilihat Banyak Orang

Setiap tahun, Silpa selalu tinggi. Dan Dinas PUPR selalu menjadi salah satu penyumbang tingginya silpa. Sekarang ini, diprediksi juga serapan anggaran di PUPR cuma di kisaran 60 persen.

"Padahal, di lapangan begitu banyak jalan rusak yang dikeluhkan masyarakat. Belum lagi frontage road tak kunjung selesai, serta berbagai persoalan lain," lanjutnya.

Ya, beberapa ruas jalan rusak parah.

Antara lain jalan di Kwangsan, Sedati. Kemudian jalan putar balik di bawah Layang Trosobo, Jalan Raya Becirongengor, Krian. 

Jalan Sukodono dekat Perempatan Gedangan, dan sebagainya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved