Tahun Baru 2021

Lumajang Belum Tetapkan Pembatasan Jam Malam Saat Tahun Baru 2021, Bupati Thoriq: Saya Turun Patroli

Lumajang masih pertimbangkan soal pembatasan jam malam saat pergantian Tahun Baru 2021. Bupati Thoriqul Haq: Saya akan turun patroli.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
SURYA/TONY HERMAWAN
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat ditemui di kantornya, Senin (28/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pergantian Tahun Baru 2021 tinggal menghitung hari.

Biasanyamomen ini diwarnai dengan perayaan yang meriah di beberapa kota, bahkan acap kali menimbulkan kerumunan.

Namun, tahun ini masyarakat terpaksa harus menahan diri. Sebab, virus Corona ( Covid-19 ) masih mewabah.

Mencegah kerumunan terjadi saat malam Tahun Baru 2021, Polri yang bertugas sebagi pengawas pengontrol kesehatan pada Rabu (23/12/2020) langsung menerbitkan aturan pembatasan. 

Baca juga: Obati Kejenuhan Saat Pandemi dengan Main Bareng Anak, Coba Bikin Gunung Berapi Ala Novia Maulina

Baca juga: BERITA TERPOPULER SELEB: Uneg-uneg Nagita Slavina Bocor hingga Chat Pribadi Sandra Dewi dan Suami

Seluruh masyarakat dilarang menggelar pesta tahun baru, kembang api, arak-arakan dan karnaval. Aturan tersebut termaktub dalam maklumat Polri bernomor Mak/ 4 /XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan dalam Pelaksanaan Libur Natal Tahun 2020 dan Tahun Baru 2021.

Mengacu maklumat itu, beberapa wilayah di Jawa Timur juga telah mengeluarkan surat edaran untuk menegakkan aturan tersebut.

Utamanya, menerbitkan pembatasan jam malam saat mendekati malam pergantian tahun nanti.

Meski demikian, Kabupaten Lumajang tampaknya belum secara resmi memberlakukan aturan tersebut.

Baca juga: BNN Kabupaten Malang Merehabilitasi 91 Pecandu Narkotika Sepanjang Tahun 2020, Mayoritas Usia Muda

Baca juga: Mau Streaming Film Hingga Drakor saat Weekend? Axis Sediakan Lewat Jawaban #KenapaNggak

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengaku peraturan pembatasan jam malam masih dalam proses pertimbangan. 

"Masih dalam proses, nanti-nanti saya koordinasi dengan wakapolres dan dandim," kata Thoriq, Senin (28/12/2020).

Namun meneruskan maklumat tersebut, Bupati Thoriq tetap melarang seluruh warga Lumajang menggelar acara malam tahun baru yang berpotensi mengundang kerumanan massa.

Ia lebih menyarankan agar warga merayakan malam pergantian tahun di rumah bersama keluarga.

"Tapi bahwa ndak boleh ada kegiatan, tapi kalau di rumah kegiatan sama keluarga gak papa," ujarnya.

Selain itu, Bupati Thoriq juga berjanji akan melakukan patroli.

Ia akan bekerja sama dengan Polri dan TNI setempat untuk menjaring pelanggar protokol kesehatan saat malam tahun baru nanti.

"Yang yang jelas malam tahun baru ndak boleh ada kegiatan. Saya bersama nanti wakapolres dan dandim akan turun patroli," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved