Breaking News:

Angka Kecelakaan Lalu Lintas Kurun Waktu 2020 di Lamongan Turun

Ada yang membanggakan bagi Polres Lamongan Jawa Timur seusai analisa dan evaluasi (anef, red) 2020.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Kapolres Lamongan, AKBP Harun 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Ada yang membanggakan bagi Polres Lamongan Jawa Timur seusai analisa dan evaluasi (anef, red) 2020.

Ternyata angka kecelakaan lalu lintas di Lamongan ini menurun jika dibanding dengan 2019 lalu.

Termasuk jumlah korban yang meninggal dunia (MD) tahun ini juga turun dibanding dengan tahun 2019.
Seperti dipaparkan Kapolres Lamongan, AKBP Harun, bahwa selama 2020 ada sebanyak 794 kasus laka lantas yang ditangani. Sedang pada 2019, ada sebanyak 973 kasus. Laka lantas di Lamongan mengalami penurunan sebesar 179.

"Ada penurunan, termasuk korban laka lantas yang meninggal juga menurun. Jika pada 2019 ada 192 korban meninggal, tahun ini hanya 141 korban. Ya, turun 51," kata AKBP Harun dalam keterangan rilis akhir tahun di polres, Rabu (30/12/2020).

Menurunnya angka kecelakaan juga terjadi pada korban luka. Tahun lalu korban luka berat 5 orang, pada 2020 ini korban luka berat turun menjadi 5 orang.

Baca juga: Singkirkan Lionel Messi dan Mohamed Salah, Cristiano Ronaldo Resmi Jadi Pemain Terbaik Abad 21

Baca juga: Bukan Cuma untuk Koleksi Pribadi, Gisel Juga Kirim Video Syur ke Ponsel MYD, Polisi: Melalui AirDrop

Baca juga: RESMI Pemerintah Hentikan FPI, Mahfud MD Sebut Alasan Kekerasan, Simak Sejarah Awal Mula FPI Berdiri

"Kalau untuk korban luka ringan juga mengalami penurunan. Jika pada 2019 diatas seribu yaitu 1.267 maka tahun ini turun menjadi 946," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Kerugian material sepanjang 2020 ini juga berhasil ditekan. Pada 2019 kerugian material akibat laka lantas di Lamongan mencapai Rp. 2,1 M, maka pada tahun 2020 ini berhasil ditekan menjadi Rp. 1,1 M atau turun hampir Rp. 900 juta.

"Kejadian laka lantas sepanjang 2020 juga didominasi oleh karyawan swasta yang mencapai 531," kata AKBP Harun.

Tahun ini, polisi juga berhasil menekan angka pelanggaran dari sebanyak 29.799 kasus di tahun 2019 menjadi 17.195 kasus di tahun 2020. Pelanggarannya terbanyak karena kelengkapan surat-surat berkendara sebesar, 7.863 kasus dan tidak memakai helm sebesar 2.618.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved