RSPAL Miliki Gedung Pinter Khusus Tangani Pasien Corona
Kini Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya memiiiki gedung khusus mengani pasien khusus Corona atau Covid-19.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kabar gembira bagi warga yang keluarganya terpapar Covid-19 dan harus dirawat di rumah sakit. Kini Rumah Sakit Pusat Angkatan Laut (RSPAL) dr Ramelan Surabaya memiiiki gedung khusus mengani pasien khusus Corona atau Covid-19.
Keluarga akan lebih nyaman karena pasien akan ditangani dengan standar penanganan medis corona. Tidak tercampur dengan pasien umum sehingga penanganan lebih maksimal.
Inilah Gedung PINTER yang merupakan layanan khusus yang merupakan kepanjangan dari Penanganan Infeksi Terpadu. Tidak saja khusus pasien corona, persalinan hingga layanan pemulasaran jenazah pasien corona juga ada ada layanan baru ini.
"Ini terobosan RSPAL (bukan lagi RSAL). Semua pasien corona akan tertangani secara komprehensif dan tuntas di Gedung PINTER ini," reaksi Kepala Staf AL (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono saat meresmikan Gedung PINTER, Jumat (8/1/2020).
Fasilitas kesehatan di RSPAL di Jl A Yani Surabaya itu berlokasi satu areal dengan gedung utama RSPAL. Namun aksesnya bisa melalui pintu gerbang tersendiri.
Baca juga: Sosok Dini Savitri Pemeran Bu Mayang Ibu dari Rendy Ikatan Cinta, Kiki Bakal Ketemu Calon Mertuanya?
Baca juga: Alasan Yamaha Tukar Posisi Valentino Rossi dan Fabio Quartararo
Baca juga: Menjelang PSBB di Gresik, Maling Motor Gasak 3 Motor Sekaligus di Satu Lokasi
Selain dilengkapi layanan khusus Pemulasaran Jenazah Infeksius utamanya corona, Gedung PINTER itu juga dilengkapi alat canggih, Radiologi CT Scan 640 slice. Gedung luas dan baru.
Sejak apandemi Covid-19 Maret 2020, RSPAL dr Ramelan telah ditunjuk sebagai salah satu Rumah Sakit rujukan untuk kasus Covid-19. Dengan ditambahnya Gedung PINTER makin menyempurnakan layaanan corona.
Peresmian Gedung layanan khusus penyakit infeksia khususnya corona itu ditandai dengna penandatanganan prasasti oleh Kasal Yuda. Dia terus didampingi Kepala RSPAL Laksamana Pertama TNI dr Radito Soesanto, SpTHT-KL, SpKL.
Di Surabaya dan Jatim, ini menjadi rumah sakit pertama yang memisahkan pelayanan kesehatan (zonasi) tersendiri secara komprehensif. Untuk memastikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar prosedur operasional, Kasal meninjau semua fasilitas yang semuanya mengadopsi teknologi terbaru.
Inilah fasilitas kesehatan terpadu dalam satu atap khusus penyakit Infeksius. Di gedung ini ada fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD) khusus, ruang bersalin, ruang intensif perawatan bayi, ruang operasi, ruang pemulihan, ruang x-ray dan USG.
Kemudiaj ruang CT-Scan, Klinik Rawat Jalan, Laboratorium, Kontainer Lab PCR dan Apotek atau Depo Farmasi. "Nanti saya minta semua dokter bisa menjadi petugas Swab PCR. Jangan dokter itu terus," kata Yudo.
Gedung PINTER di RSPAL ini menyediakan 218 TT ruang perawatan isolasi Covid-19 bertekanan negatif. Dilengkapi hepafilter meliputi ruang perawatan isolasi biasa, HCU Isolasi dengan monitor, tempat tidur khusus untuk pasien jiwa dan ruang intensif perawatan bayi Covid-19.
Sedangkan untuk perawatan intensif di ICU Isolasi memiliki kapasitas 23 TT di ruangan bertekanan negatif dengan hepafilter dilengkapi dengan ventilator, HFNC dan peralatan standar ICU lainnya.
RSPAL dr Ramelan menugaskan tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam penanganan Covid-19 sejumlah 668 orang dari total personel 2.262 orang. Terdiri dari Dokter Spesialis 66 orang, Dokter Umum 28 orang, Perawat 464 orang dan Tenaga Medis lain 128 orang.
"Silakan masyarakat sudah bisa langsung memanfaatkan layanan gedung PNTER ini. Bisa menggunakan fasilitas BPJS. Pasien dengan komorbid akan maksimal ditangani di sini," kata Yudo kepada TribunJatim.com. (Faiq/Tribunjatim.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rsal-dr-ramelan-surabaya_20180103_145016.jpg)