Gadis Surabaya Diduga Dianiaya Pacar, Beber Bukti Rambut Dibakar hingga Tubuh Disundut Rokok
Gadis 18 Tahun di Surabaya diduga dianiaya sang pacar. Diupload kakak korban di Twitter, ada luka lebam hingga bekas sudutan rokok di tubuhnya.
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gadis 18 tahun asal Surabaya jadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pacarnya sendiri
Pelaku itu diketahui berinisial, RN warga Jalan Simorejosari B Gg. 10, Simomulyo, Sukomanunggal Surabaya.
Informasi yang diterima TribunJatim.com, penganiayaan itu dilakukan di rumah RN di wilayah Simorejo, Sukomanunggal Surabaya.
Baca juga: Postingan Terakhir Okky Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 Bak Firasat? Bukan Foto Sendiri, Yaudah
Baca juga: Kilat Besar Kata 3 Nelayan saat Sriwijaya Air Jatuh, Janggal: Tak Ada Suara Mesin, Ombak Meninggi
Korban bercerita jika pelaku ini memang mempunyai sikap tempramental dan kerap menganiayanya.
Akibat ulah pelaku, terdapat beberapa luka sundutan rokok dan luka lebam di tubuh korban, serta memar pada tangan.
Akibat ulah sang pacar tersebut, kakak korban sempat mengupload kejadian yang menimpa adiknya itu di Twitter.
Dalam cuitannya, pemilik akun @juragansachetan menceritakan penganiyayaan yang dialami oleh adiknya. Mulai dari dipukul hingga disundut api rokok.
Bahkan kepala adiknya sempat beberapa kali dihantamkan ke tembok.
"Jadi adek aku jadi korban penganiyayaan sama cowonya. Adek aku dipukulin, dihantam, dijedotin tembok, disundut rokok, rambutnya dipotong petal + dibakar sampe memar semua badannya," cuitnya di story Instagram yang kemudian diposting di Twitter.
Baca juga: Peringati HPN 2021, PWI Jatim Gelar Lomba Jurnalistik Piala Prapanca dengan 2 Kategori
Baca juga: 1.677 Personel Gabungan Siaga Selama PPKM Jatim, Ada Penyekatan di 3 Titik Askes Masuk ke Surabaya
Ia juga memposting luka bekas penganiyayaan yang dilakukan oleh RN.
Diketahui penganiyaan itu terjadi pada Minggu (03/01/2021) kemarin.
Korban baru bercerita kepada kakak dan orang tuanya pada Rabu (06/01/2021) kemarin lantaran korban mengaku diancam pacarnya jika berani melapor.
"Karena diancam sama cowok ini, adek aku gaberani cerita. Baru ketauan kemarin Rabu sama mamaku gara-gara liat kaki adek aku lebam biru. Waktu ditanya kenapa, barulah adek aku cerita," tambahnya dalam cuitan.
Kasus ini kemudian di laporkan ke Mapolda Jatim pada Kamis (07/01/2021) kemarin dengan nomor LP-B/07/I/RES.1.6/2021/UM/SPKT Polda Jatim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/gadis-surabaya-yang-dianiya-pacarnya.jpg)