Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

TEMUAN 1 Bagian Mesin SJ182 yang Rusak, KNKT Sebut Pesawat Masih Hidup hingga Membentur Air: Sejalan

"Terekamnya data sampai dengan 250 kaki, mengindikasikan bahwa sistem pesawat masih berfungsi dan mampu mengirim data," kata Soerjanto.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
SHUTTERSTOCK/LEONY EKA PRAKASA dan Google Earth
UPDATE Berita terbaru tentang penyelidikan penyebab Sriwijaya Air SJ 182 jatuh. 

Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu jatuh di antara Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Sedianya, pesawat akan tiba di Bandara Soepadio, Pontianak.

Namun, pada pukul 14.40 WIB atau empat menit seusai lepas landas, pesawat itu hilang kontak dan jatuh di Kepulauan Seribu.

Sriwijaya Air SJ 182 Dipastikan Layak Terbang

Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) memastikan Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan dalam kondisi layak udara sebelum terbang.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, pesawat berjenis B737-500 tersebut telah memiliki Certificate of Airworthiness (Sertifikat Kelaikudaraan) dengan masa berlaku sampai 17 Desember 2021.

"Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan pengawasan rutin sesuai dengan program pengawasan dalam rangka perpanjangan sertifikat pengoperasian pesawat AOC Sriwijaya Air pada bulan November 2020," kata Adita dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (11/1/2021).

Adapun sertifikat tersebut diterbitkan oleh Kemehub sendiri.

Sehingga, menurutnya Sriwijaya Air SJ 182 telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Baca juga: Pencarian Sriwijaya Air Memasuki Hari Keempat, Tim Gabungan Temukan 114 Kantong

Sementara itu, Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena mengungkapkan bahwa pihaknya telah melengkapi sertifikasi aspek keamanan dan keselamatan dengan adanya audit independen dari Basic Aviation Risk Standard (BARS).

"Sejak bulan maret 2020, kami di Sriwijaya Air telah menjalani audit keamanan dan keselamatan yang diselenggarakan oleh BARS yang independen serta berlaku secara internasional," jelasnya.

Selain itu, BARS melakukan audit terhadap beberapa hal seperti keselamatan dan quality system management, manual operasi, lisensi dan data pelatihan awak penerbangan.

Jefferson menambahkan, BARS juga melakukan audit pengawasan terhadap pesawat dan suku cadang.

Baca juga: Kondisi Dalam Kabin Sriwijaya Air Sebelum Take Off Divideo Ibu, Sri: Telpon Terputus, Tanda Terakhir

Terkait fasilitas kebutuhan keluarga korban, Sriwijaya Air menyatakan siap memenuhi kebutuhan keluarga penumpang SJ 182 selama proses identifikasi berlangsung.

Menurut Jefferson, segala hak-hak penumpang juga akan menjadi prioritas Sriwijaya Air untuk diselesaikan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved