Breaking News:

5 Kecamatan di Jember 2 Hari Direndam Banjir, Akses Penghubung Desa dan Pemukiman Warga Terdampak 

5 kecamatan di Kabupaten Jember masih terendam banjir hingga hari ini, Rabu (13/1/2021). Ponpes Arrosyid terdampak paling parah.

SURYA/SRI WAHYUNIK
Relawan membersihkan lumpur di Ponpes Arrosyid Kecamatan Bangsalsari, Rabu (13/1/2021) 

TRIBUNJATIM, JEMBER - Banjir masih merendam sejumlah kecamatan di Kabupaten Jember, Rabu (13/1/2021).

Dari data yang dihimpun TribunJatim.com, banjir hari ini, Rabu (13/1/2020) terjadi di Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, dan Desa Grenden, Kecamatan Puger.

"Iya, hari ini di Gumukmas dan Puger. Kami lakukan pendataan atas dampak banjir tersebut," ujar Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Mat Satuki, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: PPKM Surabaya, Pelanggar Protokol Kesehatan Didenda Rp 150 Ribu-Rp 25 Juta, Pesan Satgas Disiplin

Baca juga: 7 Obat-obatan yang Dapat Merusak Hati, Ada Pereda Nyeri hingga Obat Penurun Kolesterol

Banjir tersebut menggenangi sejumlah ruas jalan penghubung antar desa, juga sejumlah permukiman warga.

Sementara itu, banjir bandang yang melanda Kecamatan Bangsalsari, Selasa (12/1/2021) sore, masih terdampak hingga Rabu (13/1/2021).

Pembersihan lumpur di Ponpes Arrosyid yang terdampak paling parah, terus berlangsung hingga sore hari.

Pihak Ponpes itu juga membutuhkan sejumlah bantuan, seperti kebutuhan alat tulis untuk santri, peralatan salat, Al-quran untuk mengaji, juga pakaian bagi santri putri.

Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode M Nurdin menuturkan, dari pendataan, pihak Ponpes itu membutuhkan sejumlah bantuan.

Baca juga: Mudah-mudahan Syahid Doa Ayah Pramugara Sriwijaya Air SJ 182, Berharap Penyebab Kecelakaan Terkuak

Baca juga: Mengenal Penyakit Varikokel: Gejala, Penyebab hingga Cara Mengobati

"Karena barang-barang tersebut ikut terbawa air. Seperti alat tulis belajar untuk santri, juga kebutuhan mengaji, dan salat. Kami bersama dengan BPBD Jember nanti akan mendirikan dapur umum untuk kebutuhan makan di POnpes ini karena perabotan di pondok juga belum bisa dipakai," ujar La Ode.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved