Breaking News:

Virus Corona di Jember

Belum Ada Jadwal Pasti Vaksinasi Covid-19 di Jember, Satgas: Estimasinya Januari sampai April

Belum ada jadwal pasti terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jember. Target 8.317 divaksin. Satgas: estimasinya Januari sampai dengan April.

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember belum memiliki jadwal pasti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono, hanya menyebutkan estimasi waktu vaksinasi tersebut.

"Jadwal antara Januari sampai dengan April," ujar Gatot, Rabu (13/1/2021).

Namun Gatot belum bisa memastikan kapan penyuntikan vaksin virus Corona ( Covid-19 ) itu dilaksanakan.

Baca juga: Masuk ke Dunia Lain Cerita Penyelam Cari Korban Sriwijaya Air, Hari Ke-4 Jenazah Mulai Mengapung

Baca juga: Pria Surabaya Ini Curi Uang Pacar Sesama Jenisnya, Gelagat Terbaca Korban Saat di Kamar Mandi

Sedangkan untuk target tenaga kesehatan yang bakal divaksin Covid-19  itu sebanyak 8.317 orang.

"Sesuai dengan SISDMK ada 8.317 Nakes (tenaga kesehatan) yang akan menjadi target vaksinasi," imbuh Gatot.

SISDMK adalah Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Data tenaga kesehatan di seluruh kabupaten masuk ke dalam sistem informasi tersebut.

Baca juga: Postingan Terakhir Ocky Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 Bak Firasat? Bukan Foto Sendiri, Yaudah Ayo

Baca juga: Jembatan Ambrol di Bandulan akan Segera Diperbaiki, Target Selesai Sebelum HUT Kota Malang 2021

Data itu yang menjadi basis data untuk mereka yang diprioritaskan mendapatkan vaksin itu terlebih dahulu.

Tenaga kesehatan itu, antara lain, terdiri atas dokter, perawat, juga bidan dari seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Jember.

Sebelum pelaksanaan vaksinasi di Jember, petugas kesehatan telah menjalani pelatihan penggunaan vaksin tersebut.

Sementara itu, hingga 13 Januari 2021, tercatat jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Jember mencapai 4.956 kasus, dengan rincian, pasien yang masih dirawat atau aktif sebanyak 332 orang, kemudian 4.369 orang sembuh, dan 255 orang meninggal dunia.

Penulis : Sri Wahyunik

Editor: Heftys Suud

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved