Penanganan Covid
Besok Vaksinasi Covid-19 di Gedung Grahadi, Wagub Emil hingga Bayu Skak akan Disuntik Pertama
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 pertama di Jatim akan digelar besok pagi, Kamis (14/1/2021).
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 pertama di Jatim akan digelar besok pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Kamis (14/1/2021), di Gedung Negara Grahadi.
Satgas Covid-19 Jatim menyebut ada sekitar 22 orang yang akan mendapatkan suntikan vaksin pertama.
Di antaranya ada Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dan juga Ketua Tim Penggerak PKK Arumi Emil Dardak, Kapolda, Pangdam, dan juga ada youtuber Bayu Skak dan juga crazy rich Surabaya Tom Liwafa.
Sore ini, Rabu (13/1/2021), persiapan untuk pelaksanaan vaksinasi telah dilakukan. Total ada empat meja yang disiapkan untuk proses vaksinasi, dan juga disiapkan ruang observasi.
Selain itu standby dua unit ambulance dan mini ICU untuk mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Selain persiapan sarana dan prasarana vaksinasi, sore ini juga dilakukan simulasi vaksinasi.
Baca juga: Postingan Terakhir Okky Pramugara Sriwijaya Air SJ 182 Bak Firasat? Bukan Foto Sendiri, Yaudah
Baca juga: Rasa Sayang Nobu ke Gisel Terucap, MYD Bereaksi saat Ditanya soal Status Hubungan, Kalau Menikah?
Sekdaprov Jawa Timur Heru Tjahjono mengatakan, meski vaksinasi pertama batal digelar di RS Dr Soetomo, namun ia memastikan bahwa di Grahadi besok akan tetap aman untuk dilaksanakan vaksinasi.
"Memang ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Tapi meski di Grahadi sesuai arahan gubernur segala SOP untuk safety calon penerima vaksin tetap disiapkan. Seperti ICU juga kita siapkan, jadi aman," tegas Heru.
Ia menegaskan vaksinasi di Grahadi ini hanya untuk vaksinasi pertama. Selanjutnya, vaksinasi tetap dilakukan di fasilitas layanan kesehatan di daerah masing-masing.
Seperti yang menjadi prioritas selanjutnya adalah Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.
"Naskes dan SDM Kesehatan menjadi prioritas sasaran untuk tahap satu ini," kata Sekdaprov Heru.
Ia sendiri mengaku sudah mempersiapkan diri untuk menjadi orang yang akan divaksin. Namun menurut penuturannya ia belum mendapatkan sms blast dari Kementerian Kesehatan sebagai verifikasi dan izin vaksinasi.
Lebih lanjut Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi mengatakan bahwa besok proses vaksinasi akan dilakukan berdasarkan teknis yang telah ditentukan.
Mereka yang akan divaksin akan terlebih dahulu diverifikasi tiket vaksinasi yang diterima dalam bentuk sms dari Kementerian Kesehatan. Kedua akan dilanjutkan dengan cek kondisi kesehatan yang bersangkutan.
"Seperti saya, saya sudah dapat sms dan jadwal. Nanti nggak hanya itu saja, besok saya masih akan ditanyai kondisi saya. Ada sekitar 16 pertanyaan, seperti apakah saya ada penyakit jantung, diabetes dan lain-lain," kata Joni.
Baru setelah dinyatakan layak dan masuk dalam kriteria yang boleh divaksin, maka calon penerima vaksin akan disuntik vaksin Covid-19.
Baca juga: Vaksinasi di Kota Batu Dijadwalkan Februari 2021, Nakes Jadi Prioritas Utama