Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Ucapan Terakhir Fadly Kopilot NAM Air di SJ182 Buat Ibu Terpukul, Ayah: Pilot Cita-cita Sejak Kecil
Fadly Satrianto menjadi korban Sriwijaya Air, berprofesi sebagai Kopilot NAM Air kini keluarga masih terpukul dan rumah diliputi suasana duka.
Penulis: Ignatia | Editor: Sudarma Adi
Saat kecelakaan terjadi, Fadly berusia 28 tahun dan masih lajang.
Menurut Sumarzen, Fadly menempuh sekolah penerbangan setelah mendapat gelar sarjana hukum dari Universitas Airlangga Surabaya.
Alumnus Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Surabaya itu langsung bekerja di maskapai penerbangan Nam Air setelah lulus dari serangkaian sekolah penerbangan yang dijalaninya selama tiga tahun terakhir.
"Menjadi pilot adalah cita-citanya sejak kecil," ucap Sumarzen.
Satu per satu kerabat tampak mendatangi rumah Sumarzen untuk menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami putranya.
Mantan pejabat di perusahaan badan usaha milik negara PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III ini terlihat tegar sembari menerima tamu-tamu yang terus berdatangan.
Baca juga: Harapan Keluarga Fadli Satrianto Korban Pesawat Sriwijaya Air, Almarhum akan Dimakamkan di Keputih
Sementara itu, saat TribunJatim.com mencoba mendatangi kediaman Fadly Satrianto di Surabaya, tampaknya keluarga masih begitu terpukul.
Keluarga enggan berbicara kepada awak media setelah coba didatangi pada Selasa malam (12/1/2021).
Yudi Busono, perwakilan keluarga mengatakan telah mengetahui kabar tersebut.
Hanya saja, untuk saat ini keluarga inti masih menenangkan diri.
"Sudah mendengar melalui televisi," kata Yudi, adik dari Ibunda Fadly Satrianto saat ditemui di rumah duka, Selasa (12/1/2021) malam.
Suasana di rumah duka di Jalan Tanjung Pinang 72 A Surabaya saat ini dipenuhi karangan bunga yang berjejer rapi di depan rumah keluarga Fadly itu.
Ada terop yang juga sudah berdiri, tepat di depan pagar rumah. Kursi plastik berada di bawah terop. Nampak, beberapa tetangga dan keluarga duduk di depan rumah duka.
Sementara keluarga inti berada di dalam rumah bercat putih itu. Fadly merupakan anak ketiga dari pasangan Sumarzen Marzuki dan Ninik Andayani.
Yudi mengatakan, keluarga mendapat kabar Selasa petang tadi. Kabar tersebut baru dipastikan setelah petugas juga mengumumkan secara resmi di media.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/fadly-kopilot-nam-air-yang-menjadi-korban-sj182.jpg)