Breaking News:

Penanganan Covid

Dapat Jatah Awal 2.330 Vaksin, 10 Pejabat dan Tenaga Kesehatan di Pasuruan akan Disuntik Pertama

10 Pejabat dan 2.330 tenaga kesehatan di Kabupaten Pasuruan dijadwalkan akan mulai disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac pada awal pebruari 2021 mendatang.

Intisari
Ilustrasi - 10 Pejabat dan 2.330 tenaga kesehatan di Kabupaten Pasuruan dijadwalkan akan mulai disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac pada awal pebruari 2021 mendatang. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - 10 Pejabat dan 2.330 tenaga kesehatan di Kabupaten Pasuruan dijadwalkan akan mulai disuntik vaksin Covid-19 Sinovac pada awal pebruari 2021 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan Dr Ani Latifah mengatakan, 10 pejabat yang dijadwal akan disuntik vaksin adalah Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan, Ketua PN Bangil, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dan lainnya.

Sedangkan untuk para nakes, yang diutamakan adalah mereka-mereka yang berada di garda terdepan. Yakni para dokter, perawat, bidan hingga petugas laboratorioum yang langsung terjun dalam penanganan pasien Covid-19

Jumlah tersebut adalah alokasi pertama yang diberikan oleh Dinkes Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Sifat Pemaaf Syekh Ali Jaber ke Penusuknya Semasa Hidup, Minta Alpin Perbaiki Salat dan Menjaga Diri

Baca juga: Syekh Ali Jaber Tinggalkan Bayi yang Masih Dikandung Istri, Anak Sulung Kuak Pesan Terakhir: Jaga

Hanya saja, untuk jadwal persis kapan akan digelarnya vaksinasi, Pemkab Pasuruan masih menunggu komando dari Pemprov Jatim.

"Kalau untuk bulan ini, vaksinasi di Jatim dilakukan di Kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. Kabupaten Pasuruan jadwalnya awal Februari, tapi tanggalnya kita masih belum menerimanya," kata Ani, saat ditemui di Posko Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

Ditambahkan Ani, dalam menyuntikkan vaksin Covid-19 Sinovac, setiap calon penerima harus memenuhi persyaratan. Yakni berusia 18-59 tahun, tidak pernah atau tidak sedang terkonfirmasi Positif Covid-19, serta tidak memiliki penyakit penyerta alias komorbit. Hal tersebut juga berlaku untuk semua, termasuk seorang kepala daerah.

Baca juga: Bayu Skak Disuntik Vaksin Covid-19, Imbau Generasi Milenial Tak Ragu Divaksin; Tetap Patuh Prokes

Baca juga: Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman dan Halal, MUI Jatim: Vaksin Adalah Wasilah Niatkan Sebagai Ibadah

"Karena ini persyaratan yang memang menjadi kebijakan dari Pemerintah Pusat, maka bagi kami yang ada di daerah hanya akan melaksanakan kebijakan tersebut. Intinya kami akan menyeleksi dari seluruh persyaratan tersebut," terangnya.

Ani menegaskan, hingga kini, vaksin tersebut masih disimpan di Gudang Dinas Kesehatan Pemprov Jatim. Ia mengaku belum mengetahui kapan vaksin akan dikirimkan ke Pasuruan

"Pasti kalau sudah mendekati harinya, akan dikirim ke Kabupaten Pasuruan," pungkas dia. (SURYA/Galih Lintartika)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved