Breaking News:

Makam Khusus Jenazah Covid-19 di Kota Mojokerto Mulai Penuh

Lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Lingkungan Tropodo, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto mulai penuh.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Surya/Mohammad Romadoni
Mulai penuh lahan pemakaman khusus Covid-19 di Lingkungan Tropodo, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Lingkungan Tropodo, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto mulai penuh.

Kapasitas lahan pemakaman khusus Covid-19 dapat menampung sebanyak 89 jenazah. Namun kini nyaris penuh karena
ada 64 jenazah yang dimakam di area tersebut.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, Pemerintah Daerah telah menyiapkan pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Lingkungan Tropodo, Kelurahan Balongsari yang secara kapasitas masih cukup.

"Kapasitas pemakaman khusus jenazah Covid-19 masih memadai kini dapat menampung sekitar 25 jenazah," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (16/1/2021).

Gaguk menyebut sesuai data Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, sebanyak 138 orang meninggal akibat Covid-19. Ada 60 jenazah yang dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 dan 78 jenazah di pemakaman umum pada tahun 2020.

Sedangkan, kasus kematian akibat Covid-19 meningkat signifikan sebanyak 29 orang pada Januari 2021.

Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Menilai Pemberhentian Ketua KPU RI oleh DKPP Sangat Berlebihan: Tak Masuk Akal

Baca juga: Kasus Penganiayaan Oleh Pacar yang Viral, Dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya, Polisi Buru Pelakunya

Baca juga: Nonton Super Big Match Liverpool vs Manchester United di NET dan MolaTV

"Sebanyak empat jenazah dikebumikan di pemakaman khusus Covid-19 dan 25 jenazah dimakamkan di pemakaman umum," terangnya kepada TribunJatim.com.

Tim Satgas Covid-19 Kota Mojokerto belum dapat memastikan terkait sistem makam tumpang jika lahan pemakaman khusus Covid-19 sudah terisi penuh.

Pasalnya, Pemerintah Daerah telah memberikan kebebasan masyarakat dan memfasilitasi mereka yang menghendaki jenazah pasien Covid-19 dikebumikan di pemakaman umum.

"Apabila di pemakaman umum tidak memungkinkan oleh sesuatu hal maka sudah disiapkan pemakaman khusus jenazah Covid-19," ucap Gaguk kepada TribunJatim.com.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Mojokerto jumlah kasus terkonfirmasi 1.557 orang, meninggal akibat Covid-19 sebanyak 109 orang dan tingkat kesembuhan mencapai 1.218 orang, pada 14 Januari 2021.

Pemerintah Daerah telah berupaya menekan penyebaran Virus Corona yaitu menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua pekan, mulai Jumat (15/1) sampai Kamis 28 Januari 2021.

Penerapan PPKM selama dua pekan tersebut diharapkan ampuh untuk menekan penyebaran Virus Corona
dan kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Mojokerto. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved