Breaking News:

Gempa Sulawesi Barat

Nasib Angel yang Viral Terjebak Reruntuhan Gempa Sulbar, Ayah Histeris: Kasihan, ini Update Korban

Video viral anak yang terjebak di reruntuhan gempa Sulbar telah mencuri perhatian publik, detik-detik sang ayah histeris mengetahui nasib anaknya.

TribunWow.com
Mencekam proses evakuasi anak korban reruntuhan akibat gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat. 

TRIBUNJATIM.COM - Gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat yakni Mamuju dan Majene meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.

Di tengah penanganan terhadap para korban akibat gempa Sulbar, ada video viral beredar.

Video viral tersebut menunjukkan detik-detik seorang anak bernama Angel yang terjebak di reruntuhan.

Bahkan, video itu menambah kepiluan saat sang ayah histeris mengetahui anaknya terjebak.

Akibatnya, video tersebut menjadi perhatian masyarakat luas.

Ayah menangis anaknya ada di bawah reruntuhan akibat gempa Majene.
Ayah menangis anaknya ada di bawah reruntuhan akibat gempa Majene. (instagram.com/act_jabar)

Kini, diketahui nasib Angel anak yang terjebak di reruntuhan gempa Sulbar tersebut.

Video yang dikutip TribunJatim.com dari video yang didapatkan Tribun Timur itu menunjukkan detik-detik menegangkan nyawa seorang anak perempuan.

Tampak seorang bapak menangis hingga suaranya nyaris tak terdengar karena anaknya masih berada di bawah reruntuhan.

Bapak tersebut meminta tolong warga sekitar yang sudah berhamburan keluar untuk menyelematkan anaknya.

"Anakku di dalam, tolong ka (tolong saya) anakku di dalam ini kasihan e, tolong ka," katanya bapak berbaju merah dan sarung kotak-kotak masih dengan suara sesenggukan.

Sejumlah warga mendatangi RS Mitra Manakarra yang terimbas gempa Mamuju dan bocah yang tertimbun reruntuhan
Sejumlah warga mendatangi RS Mitra Manakarra yang terimbas gempa Mamuju dan bocah yang tertimbun reruntuhan (Facebook Heriyansha - Twitter)
Halaman
1234
Penulis: Ignatia
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved