Berita Arema FC
Arema FC Pilih Jadi Makmum Soal Lanjutan Kompetisi 2020, Ini Dua Saran Singo Edan pada Operator Liga
Arema FC pilih menjadi makmum soal lanjutan kompetisi 2020, berikut ini 2 saran Singo Edan untuk operator liga.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kompetisi Liga 1 hingga kini belum diketahui kapan akan bergulir kembali.
Bahkan sampai dengan saat ini saja masih belum diketahui kompetisi musim 2020 akan berlanjut atau akan dihentikan permanen.
Soal lanjutan kompetisi musim 2020 yang musim lalu baru digelar tiga kali pertandingan, sebelum akhirnya dihentikan karena pandemi Covid-19 (virus Corona), Arema FC menjadi klub yang memilih agar kompetisi musim lalu dilanjutkan, sebelum kompetisi 2021 dimulai.
Namun klub yang satu suara dengan Arema FC saat virtual meeting dengan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) akhir pekan lalu, tidak banyak.
Mayoritas klub Liga 1 ingin kompetisi 2020 dihentikan dan menggelar kompetisi baru berlabel Liga 1 2021.
Baca juga: Kritik Arema FC Soal Owners Meeting, Dari Keterbatasan Waktu Hingga Pokok Pembahasan Kurang Gamblang
Baca juga: Kompetisi Masih Abu-abu, Pelatih Persebaya Aji Santoso Dukung Aryn Williams Bermain di Liga Inggris
"Yang jelas poin-poin yang kemarin disampaikan itu bukan kesimpulan. Itu hanya usulan klub yang nantinya disampaikan ke PSSI dan akan diputuskan PSSI lewat rapat exco yang insyaallah diselenggarakan hari Rabu lusa," kata General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, Senin (18/1/2021).
Tak ingin berdebat dan ngotot soal hal itu, Arema FC memutuskan untuk menjadi makmum atau mengikuti apa yang diputuskan PSSI nantinya.
Meski mengikuti apapun keputusan yang nantinya diputuskan, Arema FC memiliki dua usulan yang sudah disampaikan pada operator Liga, yakni soal payung hukum jika kompetisi 2020 dihentikan.
"Sarannya Arema FC ada dua. Arema makmuman (ngikut) Liga 2020 lanjut atau stop. Tapi kalau stop mohon dengan sangat diperhatikan aspek hukumnya. Aspek hukum antara klub dengan pelatih, pemain. Dan klub dengan sponsor. Mohon sangat diperhatikan. Impek stopnya ini nanti LIB juga harus menjelaskan, karena menyangkut hak dan kewajiban liga ke klub dan begitu sebaliknya," ujarnya.
Baca juga: Satu Dekade Bela Persela, Eky Taufik Ungkap Dua Sosok Paling Dekat dengan Dirinya
Baca juga: Madura United Tetap Kukuh Usulkan Kompetisi 2020 Dihentikan pada Rapat Antaklub dengan PT LIB
Baca juga: Kompetisi Mati Suri, Pemain Arema FC dan Persebaya Surabaya Jadi Satu Tim di Fun Game
Saran kedua, Singo Edan meminta agar sepak bola segera digelar kembali karena industri sepak bola di Indonesia sudah berhenti hampir satu tahun karena Covid-19 dan izin dari kepolisian.
"Saran kedua, ini PT-nya kan PT sepak bola. Ya tentunya kegiatanya harus ada sepak bola. Mohon disegerakan kegiatan dan aktivitas sepak bola itu, karena sudah hampir setahun berhenti, apapun itu namanya. Itu usulan Arema," jelas pria asal Madiun itu.
Editor: Dwi Prastika