Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Persela Lamongan

Satu Dekade Bela Persela, Eky Taufik Ungkap Dua Sosok Paling Dekat dengan Dirinya

Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto tergolong pemain yang cukup setia membela tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto (kanan) berduel dengan pemain Arema FC (2019) di Stadion Surajaya, Lamongan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Kapten Persela Lamongan, Eky Taufik Febriyanto tergolong pemain yang cukup setia membela tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Pemain asal Sragen, Jawa Tengah itu sudah 10 tahun membela Persela. Ia menjadi bagian tim kebanggaan masyarakat Lamongan tersebut sejak 2011.

Itu belum termasuk catatan memperkuat Persela junior musim 2010.

Satu dekade membela Persela Lamongan, Eky menyebut terdapat dua pemain yang cukup dengan dengan dirinya.

"Paling dekat sama Birrul dan Zainuri," ucap Eky Taufik pada Surya (grup TribunJatim.com), Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Kapten Persela Eky Taufik Siap Divaksin Covid-19 Jika Jadi Syarat Bergulirnya Kembali Kompetisi

Baca juga: Perjuangan Para Pahlawan di Balik Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182 di Bawah Laut, Ikhlas Tanpa Dibayar

Dibanding dua pemain yang lain tersebut, Eky masih tetap menjadi yang paling lama membela Persela.

Birrul Walidain baru memperkuat Persela senior sejak musim 2017 setelah sejak 2013 membela Persela Junior.

Sementara, M Zainuri baru membela Persela sejak musim 2018.

Saat tim diliburkan seperti saat ini, Eky menyebut cukup intens menjalin komunikasi dengan dua teman terdekatnya itu.

Baca juga: Pasca Banjir Warga Yang Jadi Korban banjir di Jember Butuh Penguras Sumur dan Air Bersih

"Tetep menjalin komunikasi terus, tetep kontak-kontakan kalau ada masalah-masalah apa tentang tim," jelasnya.

Satu dekade membela Persela, Eky akui terdapat banyak momen yang tidak terlupakan. Ia satu tim dengan banyak legenda Persela.

Satu yang paling berkesan dikatakan Eky adalah saat main bersama dengan legenda Persela, Almarhum Choirul Huda.

"Yang paling berkesan tentunya bisa bermain dengan sang legenda Persela, Almarhum Choirul Huda," pungkas Eky. 

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved