Breaking News:

Polres Gresik Bentuk Tim Khusus Buru Pengunggah dan Penyebar Hoax Kasdim Gresik Meninggal

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menegaskan telah membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran kabar bohong Kasdim 0817/Gresik

Willy Abraham/Tribunjatim
Konferensi pers Kodim 0817/Gresik, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto menegaskan telah membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran kabar bohong Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi meninggal dunia usai disuntik vaksin Sinovac.

Alumni Akpol 2001 ini memburu pengunggah pertama dan pihak yang menyebarluaskan. Setelah mendapat informasi dari Kodim 0817/Gresik langsung menindaklanjuti, karena ini sangat serius.

"Kami langsung membentuk tim khusus melakukan penyelidikan menelusuri pihak mana yang menggungah pertama dan menyebarluaskan," tegasnya di Makodim Gresik, Senin (18/1/2021).

Pihaknya meminta masyarakat agar tidak mudah menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya. Karena ada UU ITE yang akan mengancam.

"Kami himbau masyarakat yang sudah terlanjur menyebarkan, segera menginformasikan kepada kami dapat darimana dan disebarkan dimana. Untuk mempermudah penyelidikan kami, membantu masyarakat tersebut yang sudah terlanjur menyebarkan. Dikarenakan penyebar atau pembuat konten pertama bisa dijerat UU ITE," tuturnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: HOAKS Kasdim 0817 Gresik Meninggal Usai Vaksinasi Covid-19, Ini Fakta Foto yang Viral di Whatsapp

Baca juga: Tahun 2021, Tarif Bus Damri Trayek Jember-Bondowoso-Ijen Jauh Dekat Dipatok Rp 30 Ribu

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Kerahkan Tujuh Pompa untuk Atasi Banjir di Jalan Raya Porong

Disinggung mengenai pesan whatsapp yang menyebarluas kabar hoax melalui pesan berantai itu, Arief masih belum bisa menjelaskan secara detail.

"Sekarang masih tahap penyelidikan belum bisa kami sampaikan kepada masyarakat umum. Kami mohon doanya agar bisa segera terungkap dan jelas sekaligus memberikan keterangan kepada masyarakat bahwa menyebarkan berita bohong bisa dijerat undang-undang pidana," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Beredarnya foto anggota TNI yang disebut-sebut sebagai Kasdim Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, disertai keterangan bahwa yang bersangkutan meninggal dunia usai disuntik vaksin Sinovac, adalah berita Hoax.

Kapendam V/Brawijaya Kolonel Arm Imam Haryadi menegaskan foto anggota TNI yang dilingkari adalah foto almarhum Mayor Kav Gatot Supriyono, Danramil Kebomas Kodim 0817/Gresik.

Almarhum Gatot meninggal dunia pada hari Jum'at tanggal 15 Januari 2021 pukul 23.06 wib akibat serangan jantung.

Perlu diketahui pula bahwa, Gatot Supriyono belum pernah divaksinasi Covid-19 dengan Merk Sinovac sebelumnya.

"Almarhum juga pernah melaksanakan test rapid hasilnya non reaktif. Adapun foto yang beredar diambil dari dokumentasi tanggal 10 Januari 2021, saat yang bersangkutan mendampingi Danrem 084/BJ beserta keluarga melaksanakan ziarah ke Makam Sunan Giri, di Gresik. Di tanggal yang sama, Kasdim Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi menerima Vaksinasi Covid-19, dengan Merk sinovac di RSUD Ibnu Sina Gresik menggantikan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dikarenakan pada saat screening, tensi Dandim tinggi," terangnya.

Kondisi Kasdim Sugeng Riyadi dalam keadaan sehat. Pemberitaan yang menyatakan bahwa Kasdim Gresik meninggal dunia usai divaksin Sinovac, adalah berita tidak berdasarkan kebenaran.

“Masyarakat diharapkan tidak terpengaruh berita tersebut, serta yakin bahwa Vaksin Covid 19 Merk Sinovac telah aman dan manjur untuk mengatasi Pandemi Covid 19 di Indonesia saat ini,” pungkasnya. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved