Breaking News:

Wali Kota Tegaskan Pesan Berantai Soal Form Beasiswa untuk SMA/SMK Kota Kediri Adalah Hoaks

Wali Kota Abdullah Abu Bakar menegaskan pesan berantai soal form beasiswa untuk SMA/SMK Kota Kediri adalah hoaks alias bohong.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
instagram.com/abdullah_abe/
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menegaskan, form beasiswa untuk SMA/SMK Kota Kediri yang beredar di sejumlah grup WhatsApp adalah berita bohong atau hoaks, Senin (18/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Didik Mashudi

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menegaskan, form beasiswa untuk SMA/SMK Kota Kediri yang beredar di sejumlah grup WhatsApp adalah berita bohong atau hoaks.

Hal itu ditulis Abdullah Abu Bakar dalam akun Instagram-nya @abdullah_abe.

Abdullah Abu Bakar berpesan agar masyarakat tidak mudah percaya berita bohong, dan harus rajin melakukan konfirmasi dari sumber-sumber terpercaya.

Dia juga berpesan kepada yang mendapatkan broadcast agar tidak menyebarkan.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kediri, Marsudi Nugroho, menyatakan, pesan berantai yang beredar tentang beasiswa untuk SMA/SMK adalah hoaks.

Baca juga: Limbah Sisa Pemotongan Hewan di RPH Kota Kediri Diolah Jadi Pupuk Organik, Warga Bisa Ambil Gratis

Baca juga: Polres Blitar Kota Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Sulawesi Barat dan Kalimantan Selatan

“Tahun ini, kami tidak menyelenggarakan beasiswa sebagaimana informasi yang beredar melalui pesan tersebut. Kalaupun kami menyelenggarakan beasiswa, kami akan memberikan surat resmi kepada sekolah-sekolah yang menjadi sasaran beasiswa,” jelas Marsudi Nugroho, Senin (18/1/2021).

Dia mengatakan, pengajuan beasiswa diselenggarakan dari sekolah. Tidak melalui jalur di luar sekolah.

Marsudi Nugroho menjelaskan, dalam program beasiswa selalu ada pengumuman resmi lewat surat resmi yang diedarkan ke sekolah-sekolah.

Dinas Pendidikan tidak pernah mengumumkan program beasiswa melalui pesan berantai.

Baca juga: UPDATE CORONA di Kota Madiun Senin 18 Januari 2021, Dalam 3 Hari, Kasus Covid-19 Bertambah 67 Orang

Baca juga: Ponorogo Masuk Zona Merah Penularan Covid-19, Bupati Ipong Muchlissoni Siap-siap PPKM

“Kami mohon masyarakat untuk berhati-hati. Sebelum melangkah, lebih baik menanyakan dulu kepada sumber terpecaya,” tambah Marsudi.

Pesan yang diterima wali kota berupa form pengajuan bantuan pendidikan untuk membiayai kebutuhan sekolah SMA/SMK yang ditujukan kepada Wali Kota Kediri Cq Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri dan form Pakta Integritas penggunaan bantuan dana Rp 8,5 juta.

Sedangkan penerima pesan mengaku sudah mengonfirmasi ke Kantor Disdik Kota Kediri dan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Cabang Kota Kediri dan akhirnya menyampaikan pesan ke Wali Kota Kediri.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Cegah Virus pada Hewan Unggas, Pemkab Kediri Bagi 225 Vaksin ND untuk Peternak di Kabupaten Kediri

Baca juga: Usia Produktif Dominasi Kasus Covid-19 di Trenggalek, Mas Ipin: Yang Imunnya Kuat, Bukan Juga Aman

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved