Peduli Korban Banjir, Mahasiswa Gabungan dari 6 PTS di Lamongan Galang Dana

Keperdulian para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada warga Lamongan korban banjir

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Cara para mahasiswa yang tergabung di PMII dari 6 PTS rela menggalang dana di jalanan untuk korbab banjir di Lamongan, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Keperdulian para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) pada warga Lamongan korban banjir tak pernah henti.

Sehari sebelumnya, para mahasiswa ini 'mengafokasi' warga Bengawanjero dari Kecamatan Kalitengah dan Turi melakukan aksi demo ke Gedung DPRD dan Kantor Pemkab Lamongan, Rabu (13/1/2021).

Kini kembali dilanjutkan dengan cara lain. Para mahasiswa ini menggalang berharap pada para pengguna jalan yang melintas.

Puluhan mahasiswa itu dibagi di tiga titik diantaranya, di pertigaan jalan raya Pucuk, Sumlaran dan di jalan Lamongrejo dalam kota.

"Ini kami lakukan sebagai bentuk empati pada warga korban banjir, " kata Ketua PMII Komisariat Unisda Sukodadi, Wahyu kepada Surya.co.id (Tribunnews grup, red), Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Dokter MotoGP Sebut Cedera Marc Marquez Sulit Sembuh, Ini Sebabnya

Baca juga: Nikita Mirzani Akui Capek Pernah Pacari Pria 163 Kilo, Bongkar Aktivitas di Ranjang: Minggirin Perut

Baca juga: Firasat Politisi Sufi Gus Dur Saat Menggandeng Kiai Asal Jember

Diharapkan dengan ikhtiar penggalangan dana cara ini, kata Wahyu, hasil keseluruhan akan diserahkan untuk korban banjir.
Berapapun hasilnya, akan diserahkan kepada yang berhak yakni, korban banjir. Pihaknya bersyukur PMII masih bisa melakukan sesuatu untuk masyarakat.

Cara sederhana ini, katanya, merupakan wujudk keperdulian mahasiswa untuk membantu masyarakat yang diuji dengan musibah banjir.
Harapannya melalui bantuan yang digalang PMII ini bisa meringankan beban masyarakat korban banjir.

Musibah ini cukup berat, apalagi terjadi disaat pandemi Covid-19 yang memporak- porandakan semua sendi kehidupan.
Wahyu memastikan, upaya membantu untuk masyarakat korban banjir tidak berhenti sampai disini.

Para mahasiswa akan dari sejumlah perguruan tinggi di Lamongan diantaranya, STITAF, Unisda, Unisla, STAIDRA, BILFAT dan Institut Sunan Drajad akan terus bergerak menggalang dana untuk masyarakat korban banjir.

Bunga - bunga sosial dari orang - orang yang diberi kelebihan harta itu yang diharapkan.(Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved