Breaking News:

24 Ekor Sapi Betina Produktif Mati, Diperta Kabupaten Mojokerto Sarankan Peternak Ikut AUTSK

24 ekor sapi betina di Kabupaten Mojokerto mati sepanjang 2020. Disperta sarankan peternak daftar jadi peserta AUTSK.

SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Petugas Dinas Pertanian (Diperta) Bidang Peternakan Kabupaten Mojokerto meninjau kandang ternak sapi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo.  

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Heftys Suud

TRIBUNAJTIM.COM, MOJOKERTO - Puluhan ekor hewan ternak sapi mati terserang penyakit di Kabupaten Mojokerto.

Berdasarkan data autentik dari Dinas Pertanian (Diperta) Bidang Peternakan Kabupaten Mojokerto, sebanyak 24 ekor sapi betina mati pada 2020.

Hewan ternak sapi mati karena terserang penyakit, antara lain kekurangan kalsium ( hypocalcemia ), sapi betina sulit melahirkan (Distokia) dan keracunan pakan.

Baca juga: Relawan ILKP Patungan Beli Cat Semprot, Solidaritas Beri Tanda Jalan Berlubang di Pasuruan Bahaya

Baca juga: Digitalisasi Terintegrasi SIPGAS PGN Group Tingkatkan Efisiensi Efektivitas Operasional

Kepala Seksi Usaha dan Agribisnis, Diperta Bidang Peternakan Kabupaten Mojokerto, Nur Aisah mengatakan berdasarkan laporan dari peternak melalui Asuransi Usaha Ternak Sapi/ Kerbau (AUTSK) terkait kematian hewan ternak sapi dalam kurun waktu satu tahun ini.

"Jumlah hewan ternak sapi tercatat dalam AUTSK yaitu ada 24 ekor sapi betina produktif yang mati di tahun 2020," ungkapnya di kantor Diperta Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/1/2021).

Dia menyebutkan kasus kematian hewan ternak sapi yang tercatat dalam AUTSK yaitu sapi perah dikarenakan penyakit kekurangan kalsium hypocalcemia di Kecamatan Pacet.

Kemudian, peternak di Mojosari yang melaporkan adanya sapi betina sulit melahirkan disebabkan penyakit Distokia yang akhirnya dipotong paksa. 

Kasus sapi keracunan diduga dari pakan (rumput) milik peternak di Kecamatan Gedeg.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved