Dinas Pendidikan Jawa Timur Ajukan 14.223 Kebutuhan Guru ke Pemerintah Pusat
Dinas Pendidikan Jawa Timur mengajukan kebutuhan 14.223 guru ke pemerintah pusat menyesuaikan dengan jumlah guru yang pensiun di tahun 2020/2021.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Pipin Tri Anjani
Reporter: Sulvi Sofiana I Editor: Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dinas Pendidikan Jawa Timur mengajukan kebutuhan 14.223 guru ke pemerintah pusat menyesuaikan dengan jumlah guru yang pensiun di tahun 2020/2021.
Posisi guru ini diharapkan diharapkan melalui perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kepal Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi menuturkan terkait kebutuhan guru pihaknya sudah mengajukan kuota ke pusat (Kemdikbud).
"Yang pasti yang bisa mendaftar untuk PPPK maksimal usianya sampai 59 tahun ini difokuskan untuk GTT saja. Kalau PPT (pegawai tidak tetap) masih belum," ujarnya, Selasa (19/1/2021).
Wahid menjabarkan, di tahap pertama nantinya tenaga PPPK dengan formasi guru akan diprioritaskan untuk sekolah negeri.
Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: Karyawan Tega Setubuhi Anak Bos - Buntut Pesta Ultah di Singapore Waterpark
Baca juga: Disparpora Mojokerto Dorong Pemilik Usaha di Sektor Pariwisata Miliki Sertifikat CHSE Kemenparekraf
Namun, pihaknya khawatir akan kebutuhan guru di sekolah swasta. Pasalnya jika guru swasta mendaftar rekrutmen PPPK, hal itu akan berdampak pada tidak meratanya guru-guru yang berprestasi.
"Kami sampaikan ke Kemdikbud, terkait swasta ini agar diberikan solusi. Karena pembukaan UUD 45 mengamanatkan bahwa tugas negara mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga negara punya tugas yang harus dipenuhi. Dan seyogyanya pemerintah bertanggung jawab menjaga kualitas pendidikan lembaga pendidikan swasta," jabarnya.
Melalui PPPK ini, perekrutan tenaga guru sangat menguntungkan untuk meningkatkan kualitas SDM GTT (guru tidak tetap).
Karena disaat kebutuhan pokok terpenuhi maka guru dapat konsentrasi untuk meningkatkan kualitas SDM.
Sementara untuk CPNS, Wahid menuturkan akan tetap ada meskipun belum mengetahui kapan akan dibukan oleh Kemdikbud.
Baca juga: VIRAL TERPOPULER Pamit Ibu Yumna Sebelum Naik SJ182 - Hasil Penyelidikan Internasional Asal Covid-19
Baca juga: Nyebrang ke Lamongan, Warga Bojonegoro Tertangkap Basah Saat Curi Motor Milik Petani di Sawah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-guru_20171125_124506.jpg)