Breaking News:

Ternyata Ini Biang Kerok Banjir yang Melanda Alun-alun dan Jalan Majapahit Kota Mojokerto

Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kota Mojokerto mengkaji penyebab genangan air ketika hujan

mohammad romadoni/surya
Sejumlah pengendara motor menerjang genangan air di Jalan Majapahit pusat perkotaan saat terjadi hujan deras kemarin. 

Reporter : Mohammad Romadoni | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Kota Mojokerto mengkaji penyebab genangan air ketika hujan di kawasan Alun-alun dan jalan protokol di pusat perkotaan.

Faktanya, penyebab genangan air tersebut dipicu banyak hal mulai dari pendangkalan dan persoalan sampah yang menyumbat saluran drainase.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mojokerto, Mashudi mengatakan curah hujan tinggi mengakibatkan sejumlah ruas jalan protokol tergenang air setinggi lutut orang dewasa.

Apalagi, adanya sampah yang menyumbat berdampak terhadap berkurangnya dimensi saluran drainase sehingga memicu genangan air.

"Hasil kajian di lapangan bahwasanya ada sampah di sejumlah saluran drainase yaitu di Alun-alun, Jalan Gajah Mada, Jl Residen Pamuji dan Jl Empunala serta Jl. Pemuda sehingga mempengaruhi pengurangan dimensi saluran," ungkapnya, Jumat (22/01/2021).

Baca juga: Ngaku Penasihat Spiritual Jokowi, Pria Nganjuk Nyaris Tipu Warga Kediri hingga Ratusan Juta Rupiah

Baca juga: Nikita Mirzani Optimistis Ekspansi Bisnis Salon Beauty House To Toe Merata di Indonesia

Baca juga: Tegasnya Celine Soal Stefan William Akting Lagi bareng Mantan, Pemicu Pisah? Rio: ini Biang Keroknya

Mashudi menjelaskan, adapun terdampak genangan air adalah di sejumlah ruas jalan meliputi Jalan Alun-alun, JL Majapahit, Jl Gajah Mada, Jl Residen Pamuji, Jl Empunala dan Jl Pemuda.

"Paling parah di lingkungan Purwotengah di mana genangan air surut cukup lama," bebernya.

Menurut dia, Pemerintah Daerah sudah menyiapkan rumah pompa dan akan difungsikan jika sewaktu-waktu terjadi hujan lebat yang memicu genangan air di jalan raya.

"Tim pengendalian banjir kita beserta peralatan pompa memadai berhasil mengatasi genangan air dan kurang dari 2 jam genangan sudah surut," terangnya kepada TribunJatim.com.

Mashudi menuturkan sebagai upaya penanganan pihaknya akan melakukan pembenahan di sebagian saluran drainase yang tersumbat sampah agar bekerja levih efektif meningkatkan kapasitas dimensi saluran.

"Pemerintah Daerah sudah berupaya meningkatkan fungsi drainase yakni pembangunan saluran-saluran pada 2021 dalam rangka mengendalikan banjir, " jelasnya.

Di berharap masyarakat juga turut ambil adil mendukung Pemerintah Daerah dalam upaya pengendalian banjir yang caranya tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga fungsi saluran drainase air di lingkungannya.

"Kami akan resapan air di masing-masing rumah tangga memanfaatkan lahan terbuka sebagai tempat penampungan air sebelum menuju drainase karena setiap tahun lahan resapan berkurang," tandasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved