Breaking News:

Mobil Masuk Jurang Karena Tak Tahu Ada Jembatan Ambrol di Gedang Sewu, Penumpang 'Alhamdulillah'

Satu mobil terperosok ke jurang karena tak tahu jembatan ambrol di area Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penumpang 'alhamdulillah'.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Mobil masuk jurang gegara jembatan ambles di Gedang Sewu, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dini hari Jumat (22/1/2021). 

Reporter: Farid Mukarrom| Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sebuah jembatan ambrol di area Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare Kabupaten Kediri.

Akibat jembatan tetsebut ambrol, satu mobil terperosok ke jurang.

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 00.00 WIB pada Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Rahmania Korban Sriwijaya Air Dimakamkan di TPU Tulungrejo Hari Ini, Selokasi dengan Makam Ayahnya

Baca juga: Ajak Patuhi 5 M, Kepala Dinas Sosial Trenggalek Ceritakan Pengalamannya Dua Kali Terpapar Covid-19

Ainur Rofiq, warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare mengatakan, sebelumnya pada sore hari di area Desa Gedangsewu Pare ini sedang hujan.

"Sekitar jam 4 - 5 sore ini hujan deras dan jam 00.00 itu ada mobil Fortuner melaju dari arah timur dan terperosok ke dalam," ujarnya kepada TribunJatim.com Sabtu (23/1/2021).

Menurut Ainur Rofiq bahwa korban pengemudi mobil tidak tahu bahwa jembatan ini ambrol.

Baca juga: Jumlah Pelanggaran Operasi Yustisi di Ponorogo Mulai Turun, Total Nilai Denda Capai Rp 38 Juta

Baca juga: Wirda Mansur Siap Jika Dijodohkan Ayah dengan Hasan Putra Syekh Ali Jaber? Enggak Selamanya Baik

"Tiba-tiba ambrol masuk, alhamdulillah kondisi penumpang baik selamat," imbuhnya.

Selain itu menurut Ainur Rofiq bahwa jembatan ini penghubung antara dua desa dan jadi jalan alternatif utama antara wilayah Kecamatan Pare, Kepung dan Puncu.

"Warga sekarang harus memutar sejauh 1,5 - 2 km, dump truck juga biasanya lewat sini," ungkapnya.

Masih kata Rofiq bahwa kejadian ambrolnya jembatan ini menjadi yang pertama kali sejak dibangun pada tahun 1996 -1997.

"Biasanya di tempat ini ( jembatan Timur Bong Chino) kadang sampai banjir," ujarnya.

Sementara itu Kanit Laka Lantas Polres Kediri Aipda Aris Wigiarto saat dikonfirmasi menuturkan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian kecelakaan lalu lintas mobil terperosok.

"Saat petugas datang kesana, korban sudah mengevakuasi mobilnya. Sehingga kami tidak tahu identitas korban," singkatnya kepada TribunJatim.com.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved