Breaking News:

Penanganan Covid

Seusai Forkopimda, Giliran Tenaga Kesehatan di Kota Kediri yang Disuntik Vaksin Covid-19

Seusai Forkopimda dan tokoh agama, giliran tenaga kesehatan di Kota Kediri yang jalani vaksinasi Covid-19.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar meninjau vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan di RSUD Gambiran Kota Kediri, Kamis (28/1/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Setelah pejabat Forkopimda dan tokoh agama Kota Kediri mendapat suntikan vaksin Covid-19 tahap pertama, selanjutnya tenaga kesehatan di Kota Kediri yang mendapatkan vaksin Covid-19, Kamis (28/1/2021).

Tenaga kesehatan ini tersebar di sejumlah rumah sakit, puskesmas dan klinik.

Paling banyak personel tenaga kesehatan di RSUD Gambiran Kota Kediri.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar bersama Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap pertama tenaga kesehatan di RSUD Gambiran.

Tercatat sebanyak 1.050 tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan RSUD Gambiran mulai mendapat vaksinasi Covid-19.

Di hari pertama pemberian vaksin untuk tenaga kesehatan dan penunjang kesehatan, ada 100 orang yang disuntik vaksin.

Baca juga: Kapolres AKBP Lukman Cahyono Orang Pertama yang Suntik Vaksin Covid-19 di Kediri: Dijamin Aman

Baca juga: JPU Kejari Tulungagung Kirim Tersangka Korupsi e’Batarapos di Kantor Pos Campurdarat ke Rutan Kejati

Kemudian dilanjutkan pada hari berikutnya dengan target 4 sampai 5 hari dapat selesai vaksinasi tenaga kesehatan, khususnya di RSUD Gambiran Kota Kediri.

“Semoga besok bisa sampai 250 tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan yang bisa disuntik vaksin Covid-19," jelasnya.

Dijelaskan, tenaga kesehatan dan penunjangnya seperti satpam rumah sakit, pengantar jenazah, bagian administrasi dan lainnya karena memang tenaga kesehatan dan penunjang adalah satu kesatuan dan saling berhubungan.

Setelah melewati tahapan vaksinasi Covid-19 dan telah melewati 30 menit masa observasi pasca disuntik vaksin, Abdullah Abu Bakar menanyakan efek samping yang dirasakan oleh para tenaga kesehatan.

Baca juga: Banyak Acara Resepsi Dibatalkan, Pendapatan Gedung Sasana Praja Ponorogo Turun Lebih dari 50 Persen

Baca juga: Polisi Bubarkan Kerumunan Anak Muda di Warung Pinggiran Hutan Desa Puhrubuh Kediri

Baca juga: Tragedi Pilu Satu Keluarga di Lumajang Tewas Diduga Keracunan Gas, Isak Tangis Iringi Pemakaman

Menurut para tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin, mereka tidak merasakan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti gatal, pegal atau yang lainnya.

Pada kesempatan itu, Abdullah Abu Bakar juga mengingatkan, meski telah disuntik vaksin Covid-19, harus tetap patuh pada protokol 3M, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak aman minimal 1 meter untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved