Breaking News:

Banyak Acara Resepsi Dibatalkan, Pendapatan Gedung Sasana Praja Ponorogo Turun Lebih dari 50 Persen

Banyak acara resepsi pernikahan dibatalkan selama pandemi Covid-19, pendapatan Gedung Sasana Praja Ponorogo turun sampai lebih dari 50 persen.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Gedung Sasana Praja di Jalan Diponegoro, Ponorogo, Kamis (28/1/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Pemerintah Kabupaten Ponorogo melarang gelaran hajatan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Ponorogo.

Akibatnya, banyak masyarakat yang membatalkan resepsi hajatan walaupun persiapannya sudah matang.

Salah satu yang terdampak dengan banyaknya resepsi pernikahan yang batal adalah Gedung Sasana Praja di Jalan Diponegoro, yang dikelola Pemkab Ponorogo.

Kabag Umum Pemkab Ponorogo, Edy Sucipto mengatakan, pada bulan Januari 2021 ini, sudah ada 5 pemesanan gedung dan 4 di antaranya sudah dibatalkan.

Lalu pada bulan Februari ada 5 pemesan dan 4 di antaranya sudah dibatalkan juga.

Baca juga: 24 Jam Usai Vaksinasi Covid-19 di Ponorogo Tak Ada Laporan Efek Samping, Buktikan Sinovac Aman

Baca juga: PPKM di Tulungagung Diperpanjang, Penjual Makanan Dapat Kelonggaran dan GOR Lembupeteng Dibuka

Sedangkan untuk bulan Maret sudah ada 10 pemesan, dan 2 di antaranya sudah dibatalkan.

"Di awal, pemohon sudah diinformasikan bahwa pada masa pandemi Covid-19 ini ada kemungkinan terpaksa dihentikan atau dibatalkan, dan mereka menyadari semua, sudah memaklumi," ucap Edy, Kamis (28/1/2021).

Untuk pembayaran sendiri, semua pemesan sudah melakukan down payment (DP), dan pengembaliannya bisa diurus seusai prosedur.

Sejak pandemi Covid-19 ini, diakui Edy, pendapatan dari penyewaan Gedung Sasana Praja berkurang lebih deri 50 persen.

Baca juga: Tertidur Lelap, Pelajar di Pacitan Tewas Tertimbun Tanah Longsor yang Menimpa Rumahnya

Baca juga: Staf Dinas Lingkungan Hidup Ponorogo Positif Covid-19, Satu Ruangan Lockdown, Pelayanan Tetap Jalan

Pada tahun-tahun sebelumnya, penyewaan Gedung Sasana Praja menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 700 hingga Rp 800 juta.

"Target 2020 sebelum Covid-19 sebesar Rp 716 juta. Setelah masuk pandemi, di PAK diturunkan menjadi Rp 360 juta," ucap Edy.

"Tapi realisasi pada 31 Desember 2020 adalah sebesar Rp 335 juta sekian, tetap tidak terpenuhi juga," lanjut Edy.

Lebih lanjut, untuk tahun 2021 ini Pemkab Ponorogo menargetkan PAD dari penyewaan Gedung Sasana Praja adalah sebesar Rp 360 juta.

Baca juga: Wali Kota Maidi Jadi Orang Pertama di Kota Madiun yang Jalani Vaksinasi Covid-19: Saya Hanya Senang

Baca juga: Batal di Gedung Baru, Pemkot Blitar Berencana Siapkan 120 Ruang di Rumah Isolasi Gedung Lama SMPN 3

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved