Punya Banyak Hutang Benefit, Ini Cara Arema FC Cicil Hutang Ke Sponsorship

Arema FC saat ini tengah getol untuk membayar hutang benefit pada para sponsorship, meski kompetisi musim 2020 telah dihentikan secara permanen.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Manajer Bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi saat ditemui di Kantor Arema FC. 

Reporter : Dya Ayu I Editor : Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG -  Arema FC saat ini tengah getol untuk membayar hutang benefit pada para sponsorship.

Hutang benefit ini muncul setelah kompetisi 2020 berhenti sejak bulan Maret tahun lalu karena pandemi hingga kini. Ditambah lagi kompetisi musim lalu akhirnya di stop permanen.

Dalam kerjasama dengan sponsor, selain menerima kucuran dana awal musim lalu, klub juga memiliki kewajiban berupa benefit untuk sponsor yang seharusnya dikerjakan saat pertandingan kompetisi maupun aktivitas lain selama satu musim.

Namun kenyataanya, kompetisi baru berjalan tiga pertandingan dan dihentikan hingga memasuki tahun 2021. Padahal klub masih memiliki tanggungan benefit pada sponsor, senilai dengan kontrak yang disepakati.

Baca juga: Rindu Tampil Berseragam Arema FC, Jayus Hariono Harap Kompetisi Bisa Segera Bergulir.

Baca juga: 5 Momen Menarik di Laga Tottenham vs Liverpool, Mulai Dua Gol Dianulir Hingga Harry Kane Cedera

Akibatnya, kini manajemen bisnis Arema FC harus memutar otak untuk membayar hutang benefit.

Lantaran tak ada aktivitas di lapangan, baik kompetisi ataupun pertandingan sepak bola lainnya, manajemen bisnis akhirnya membayar tunggakan benefit berupa tayangan digital dengan model para pemain.

"Ini sangat berat bagi klub. Untuk menutup hutang benefit, dari segi bisnis kami mengakalinya dengan aktivitas digital. Kami perbanyak konten. Kami akan fokus untuk membuat konten. Kami akan bikin hal yang beda. Kalau di outdoor dengan kondisi sekarang, sulit dilakukan," kata Manajer Bisnis Arema FC, Yusrinal Fitriandi, Jumat (29/1/2021).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Inal itu menjelaskan, konten digital yang diunggah di media sosial klub tentunya dengan membranding produk sponsorship yang masih menjalin komitmen dengan Singo Edan, yakni Indofood (indomie), Kratingdaeng dan MsGlow.

Baca juga: Manajemen Arema FC Masih Tunggu Regulasi Untuk Tentukan Nasib Carlos Oliveira

Baca juga: Arema FC Buka Opsi Bubarkan Tim, Jika Kompetisi 2021 Tak Dapat Izin dari Polri

"Kami sudah mengajukan beberapa konsep ke pemain. Ada live story IG, activity profile pemain satu per satu dan itu nanti kami tapping dengan sponsor dan produknya. Kami tawarkan itu ke sponsorship dan mereka setuju. Paling tidak kami masih punya waktu untuk membayar utang benefit ke pihak sponsor sampai kompetisi 2021 dimulai kembali," jelasnya.

Inal menambahkan, perlu sangat banyak konten yang harus dibuat untuk melunasi hutang benefit klub pada sponsor.

Baca juga: Evi Masamba Kini Buka Warung Bakso dan Jual Mobil Alphard, Lama Tak Muncul di TV? Buka Usaha

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved