Breaking News:

Inilah Pelaku Pembunuhan Sopir Taxi Online Asal Pasuruan yang Jasadnya Dibuang di Kediri

Himawan Eka Febrianto (25) pelaku pembunuhan sopir taxi online asal Pasuruan hanya tertunduk lesu saat digiring ke Mapolres Kediri

SURYA/FARID MUKARROM
Himawan Eka Febrianto (25) warga Purwosari Kabupaten Pasuruan pelaku pembunuhan sopir taksi online Mohammad Kholis warga Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan saat melakukan konferensi pers di Mapolres Kediri Senin (1/2/2021) 

Reporter : Farid Mukarrom | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Himawan Eka Febrianto (25) pelaku pembunuhan sopir taxi online asal Pasuruan hanya tertunduk lesu saat digiring ke tempat konferensi pers Mapolres Kediri pada Senin (1/2/2021).

Raut wajah penuh penyesalan Tampak terlihat saat Himawan Eka Febrianto ditanya oleh Kapolres Kediri dalam konferensi pers.

Himawan mengaku menyesal dan tak ada niat untuk menghabisi Mohammad Kholis sopir taxi online yang dibunuh dan jasadnya dibuang di Desa Sidomulyo Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri Kamis (28/1/2021).

Dihadapan awak media dan Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono Himawan mengaku terpaksa melakukan perbuatan itu karena terlilit hutang yang mencapai 50 juta lebih kepada salah satu Bank swasta di Indonesia.

Sementara itu Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat melakukan jumpa pers dengan awak media menuturkan bahwa awalnya tersangka melakukan transaksi dengan korban di sekitar Terminal Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga: Pembunuh Sopir Taksi Online Pasuruan Ditangkap, Bilang Tak Berniat: Terpaksa Karena Utang Rp 50 Juta

Baca juga: Registrasi Akun LTMPT Tahap 1 Ditutup Besok Sore

Baca juga: Guyonan Gus Baha, Sopir Panik Saat ke Acara Haul KH Hamid Pasuruan, Malah Diajak Guyonan Gus Baha

"Modusnya pelaku memesan Grab dengan tujuan Kediri. Kemudian di tengah jalan pelaku melakukan penusukan ke korban menembus dada sebelah kiri dan mengakibatkan korban meninggal dunia," tutur AKBP Lukman Cahyono kepada TribunJatim.com.

Masih kata Lukman Cahyono bahwa pelaku berusaha untuk menguasai harta dari korban seperti sejumlah uang dan handphone.

"Untuk barang bukti yang diamankan ada mobil Daihatsu Sigra milik korban. kemudian baju yang dikenakan pelaku oleh tersangka saat menghabisi korban," jelas Lukman Cahyono.

Menurut Lukman pelaku dijerat dengan berbagai macam pasal berlapis.

"Pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, pasal 365 ayat 3 dengan pencurian yang menggunakan kekerasan dengan ancaman maksimal penjara seumur hidup," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved