Breaking News:

Siap-siap, Kota Surabaya Bakal Berlakukan Parkir dengan Tarif Kelipatan: Mulai Saat Masuk Jam Ketiga

Kota Surabaya akan segera memberlakukan tarif parkir progresif. Raperda tengah digodog Pemkot Surabaya dan DPRD.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Hefty Suud
North Yorkshire County Council
Ilustrasi - Kota Surabaya bakal terapkan tarif parkir progresif. 

Apalagi di tempat yang menjadi pemicu macet. Kendaraan biang macet ini harus diberlakukan berbeda.

Selain memang perlu penataan parkir dengan sistem progresif untuk menaikkan pendapatan. 

Namun tidak semata-mata pendapatan. Harus diikuti peningkatan layanan. Apalagi saat ini era digital yang menuntut cashless.

Era pandemi semakin mendorong e-payment demi jaminan keamanan terpapar virus Corona ( Covid-19 ).

Baca juga: 4 Zodiak Diberkahi Kebahagiaan Besok Rabu, 3 Februari 2021: Leo hingga Taurus, Jangan Lupa Bersyukur

Baca juga: Masker Painting Cantik Kreasi Diah Gardenia, Ada Berbagai Motif, Merak Sampai Gegunungan

Sebagiamana dalam pembahasan Raperda bahwa parkir progresif itu Semenatara akan diawali pemberlakuannya di tempat parkir yang dikelola pemkot. Termasuk tepi jalan raya utama dan tempat-tempat parkir yang dikelola Pemkot Surabaya.

Diantaranya Park and Ride Jl Mayjend Sungkono, Park and Ride Arif Rahman Hakim, Terminal Intermoda Joyobyo, Tugu Pahlawan, Balai Pemuda, Siola Gedung, RS Soewand, Lapangan Hoki, Convention Hall, THR Kenjeran, dan Religi ampel.

Pemberlakuan tarif mahal ini sebagai upaya mengendalikan jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan raya kota ini. Parkir ini bertarif lebih mahal karena berlaku tarif kelipatan per jam. 

Parkir mobil bartarif Rp 5.000 di dua jam pertama dan baru berlaku pepgresif memasuki jam ketiga. Begitu juga parkir motor dengan dua jam pertama Rp 2.000. Memasuki jam ketiga kena parkir progresif. 

Khusus parkir di tempat wisata lebih mahal. Motor Rp 4.500 dan progresif dengan 6 jam lebih Rp 8.500. Sedangkan mobil Rp 9.000 dan progresif dengan 6 jam lebih Rp 17.000.

Begitu juga kendaran lain macam truk, bus, atau kendaraan barang lain. Tarifnya tentu lebih mahal. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved