Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Sungai Tandak Lumajang Meluap dan Merendam Lahan Pertanian, Petani: Gagal Panen Lagi

Sungai Tandak Lumajang meluap, air merendam lahan pertanian warga, petani: Bisa gagal panen lagi.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
Tampak anak-anak memanfaatkan air banjir yang menggenangi lahan pertanian di Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, untuk bermain, Sabtu (6/2/2021). 

Reporter: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Hujan deras yang terus mengguyur membuat air Sungai Tandak yang melintas di Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, meluap.

Sebagaian kawasan di Desa Darungan pun dilanda banjir, Sabtu (6/2/2021).

Sunarwi, warga setempat mengatakan, banjir tidak hanya berdampak pada rumah penduduk. Melainkan banjir juga merendam lahan pertanian di kawasan itu.

"Ada 100 hektare lahan pertanian yang kena," kata Sunarwi, Sabtu (6/2/2021).

Sunarwi yang juga petani mengatakan, ketinggian air banjir di lahan pertanian mencapai 50-80 centimeter. 

Dengan kondisi itu, harapan tanaman padi bisa tumbuh sangat kecil, mengingat sudah 5 hari air menggenangi lahan.

Dampak Guguran Awan Panas Gunung Semeru, 3 Desa di Lumajang Diprediksi Akan Diguyur Hujan Abu

Pemerintah Mentaskan Krisis Air Bersih di Lumajang Utara, 4 Desa Ini Sudah Dialiri Pamsimas

"Yang pasti bisa gagal panen lagi," ujarnya.

Sunarwi bercerita, selama musim hujan ini sudah dua kali tanaman padinya gagal panen.

Menurut dia, masalah serupa juga dialami petani lain.

Sunarwi, petani Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, saat menunjukkan banjir di lahan pertaniannya, Sabtu (6/2/2021).
Sunarwi, petani Desa Darungan, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang, saat menunjukkan banjir di lahan pertaniannya, Sabtu (6/2/2021). (TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN)

Dia berharap, pemerintah dapat membantu petani agar bisa menanam kembali setelah banjir surut.

"Ya pengennya ada bantuan supaya bisa tanam lagi," harapnya.

Pasca Longsor, Akses Jalan Bondowoso-Ijen Sudah Bisa Dilewati Kendaraan Roda 4 Secara Bergantian

Banjir di Ponorogo Rendam Persawahan Padi, 83 Hektare Lahan Terancam Gagal Panen Tanpa Ganti Rugi

Sementara menurut Kepala Desa Darungan, Eko Nurhadi, banjir di kawasannya merupakan banjir tahunan setiap musim hujan. 

Kapasitas Sungai Tandak yang sempit tidak bisa menampung seluruh volume air ketika mengalami peningkatan.

Dengan kondisi itu, ia berharap pemerintah melakukan normalisasi sungai. Agar banjir tahunan di Desa Darungan bisa segera teratasi. 

"Kalau bisa ya pemerintah segera pebaiki biar gak terus-terusan banjir," pungkasnya.

Lumajang Dapat Kiriman 4.080 Vaksin Covid-19 Sinovac Lagi, Penuhi Jatah Nakes yang Belum Tercover

Sedang Naik Daun, Penjual Nasi Goreng Viral di Tulungagung Selalu Ditunggu Umpatannya oleh Pembeli

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved