Breaking News:

Pemkab Malang Buka Opsi Gelar PSBB Skala RT dan RW, Sekda Sebut Mirip Kampung Tangguh

Pemerintah Kabupaten Malang akan mencoba menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat RT dan RW guna mencegah penularan virus Corona

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Januar Adi Sagita
SURYA/Erwin Wicaksono
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, 2021. 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, , MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang akan mencoba menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat RT dan RW guna mencegah penularan virus Corona.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan, PSBB skala mikro tersebut sejatinya tak jauh berbeda dengan program yang ramai digaungkan sebelumnya. Yakni, Kampung Tangguh.

"Skema PSBB skala mikro ini mirip seperti penerapan Kampung Tangguh. Hanya saja akan diadakan bukan hanya di perkampungan saja tapi juga ke tingkatan RT dan RW," beber Wahyu ketika dikonfirmasi.

Tim Psikolog Umsida Beri Pendampingan pada  Santri dan Puluhan Pengajar  Pesantren Al- Furqon Laren

Sementara itu, terkait skema pelaksanaan PSBB tingkat RT dan RW, Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Malang Firmando Hasiholan Matondang akan memanfaatkan aplikasi WhatsApp.

14.696 Ketua RT dan 3.155 Ketua RW akan dibentuk jaringan grub WA yang akan dikomando oleh Pemkab Malang.

”Yang diedukasi oleh Pemkab Malang cukup tokoh yang ada di lingkungan RT tersebut. Para tokoh itu akan mengedukasi warganya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan," kata Firmando.

Pria yang akrab dispapa Mando ini menyatakan skema sosialisasi pencegahan Covid-19 dan protokol kesehatan via WhatsApp tersebut lebih mengena kepada masyarakat. Karena jajaran RT dan RW langsung memberitahunya kepada masyarakat.

Menurut Mando, cara tersebut akan mengevaluasi cara sosialisasi sebelumnya yang kurang masif.

"Imbauan terkait pencegahan dan sosialisasi tentang Covid-19 tidak sampai detil,” tutupnya. (ew)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved