PBSI Soroti Fisik Gemuk Atlet Bulu Tangkis Indonesia, Iwan : Geraknya Menjadi Lambat

Fisik atlet bulu tangkis Indonesia menjadi sorotan pasca tampil di Tiga turnamen berkategori BWF super 1000 di Thailand pada Januari 2021 lalu.

Editor: Ndaru Wijayanto
(Raphael Sachetat/Badmintonphoto)
Praveen/Melati saat bertanding melawan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di final Yonex Thailand Open 2021 di Impact Arena, Minggu (17/1/2021) siang WIB. 

Editor : Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM - Fisik atlet bulu tangkis Indonesia menjadi sorotan pasca tampil di tiga turnamen berkategori BWF super 1000 di Thailand pada Januari 2021 lalu.

Pasalnya, wakil Indonesia hanya sanggup membawa pulang satu gelar dari sektor ganda putri di ajang Yonex Thailand Open 2021 yakni duet Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Untuk sektor lainnya mendapat sorotan tajam dari sejumlah pihak, salah satunya datang dari Kepala Sub Bidang Pengembangan Sport Science PP PBSI, Iwan Hermawan.

Kepala Sub Bidang Pengembangan Sport Science PP PBSI, Iwan Hermawan dengan lantang menyebut kondisi fisik pebulu tangkis Indonesia masih jadi masalah.

"Saya akui beberapa atlet kondisi fisiknya memang masih kedodoran, jadi secara khusus saya sudah berbicara dengan para pelatih fisik," kata Iwan dikutip laman resmi PBSI.

"Pada minggu ini kami akan melihat dulu apa saja yang kurang lalu minggu depan mencoba memenuhi kebutuhan program agar sesuai standarnya. Termasuk pemenuhan gizi dan suplemen dari tim medis," jelasnya.

Anthony Ginting Mundur Dari Swiss Open 2021, Ini Satu-satunya Wakil Indonesia

Untuk beberapa pemain yang memiliki berat badan berlebih alias gemuk, Iwan mengaku bakal menyiapkan rencana tersendiri jelang tur ke Eropa pada Maret 2021 nanti.

"Kalau sudah overweight (gemuk), kerja ototnya dan kerja untuk menggerakan tubuhnya butuh tenaga ekstra di samping geraknya menjadi lambat," jelas Iwan.

"Pada akhirnya ini mempengaruhi daya tahan yang menjadi pondasi dari semua," sambungnya.

Laku Segini, Dustin Poirier Lelang Satu Set Baju Tempur Saat Bikin McGregor Babak Belur

Indonesia sendiri bakal mengikutip dua turnamen super 300 di Eropa, yakni Swiss Open dan Jerman Open.

Dalam dua turnamen tersebut, komposisi kontingen Tanah Air bakal mengali perubahan.

Ganda putra Indonesia nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, hanya tampil di Jerman Open.

Unik, Pemain Liga Thailand Lampang FC Pakai Bahasa Jawi Berkomunikasi ke Todd Ferre

Berikut daftar skuad Indonesia pada dua turnamen di Eropa:

Swiss Open:

Tunggal Putra: Shesar Hiren Rhustavito
Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan
Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul
Ganda Putri: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah
Ganda Campuran: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.

Jerman Open:

Tunggal Putra: Anthony Sinisuka Ginting, Shesar Hiren Rhustavito
Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan
Ganda Putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri
Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto, Nita Violina Marwah/Putri Syaikah
Ganda Campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari

Ini Alasan Kuat Ronaldo Tidak Bisa Jebol Gawang Inter Milan di Turin Saat Semifinal Coppa Italia

Artikel ini sebelumnya tayang di Kompas.com dengan judul "PBSI Akui Fisik Pebulu Tangkis Indonesia Kegemukan"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved